Google Luncurkan Sepeda yang Dapat Berjalan Sendiri di Belanda, Benarkah?
Apr 5, 2016
Komjen (Kompor Minyak Jelantah): Solusi Energi untuk UMKM Indonesia
Apr 7, 2016

Puspiptek Pasarkan Pengiris Serba Guna untuk Keripik yang User-Friendly

Pengiris Serba Guna Puspiptek (Dok. Berandainovasi.com)

Sudah pernah makan keripik? Panganan kering yang tipis yang biasa disajikan sebagai cemilan. Bentuknya ada yang bulat, memanjang, atau custom disesuaikan dengan kreativitas produsen. Keripik merupakan makanan ringan yang digemari oleh banyak kalangan dan segmen. Keripik ada banyak macamnya di Indonesia, tergantung jenis bahan bakunya. Singkong, kentang, ubi, dan pisang adalah bahan baku umum yang sering kita jumpai untuk dijadikan keripik.Pada beberapa tahun terakhir, keripik singkong telah di ekspor ke beberapa negara seperti Belanda, Inggris, Amerika, Australia, dan Timur Tengah. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan peningkatan kualitas dari keripik agar sesuai dengan standar ekspor.

Sebagaimana yang kita ketahui, membuat keripik secara manual membutuhkan waktu yang lama dengan kuantitas yang tidak dapat diprediksi. Juga kualitas yang kadang diragukan karena ketebalan yang bisa jadi berbeda antara satu keripik dengan keripik lainnya. Sedangkan untuk syarat ekspor, keripik diharuskan memiliki kualitas yang baik dengan kuantitas dan ketepatan waktu yang tetap.

Pengiris Serba Guna Puspiptek (Dok. Berandainovasi.com)

Pengiris Serba Guna Puspiptek (Dok. Berandainovasi.com)

Oleh karena itu diperlukan sebuah alat yang dapat memenuhi tantangan dan permasalahan tersebut. Bidang Kerjasama dan Pemasaran IPTEK Puspiptek (Pusat Penelitian dan IPTEK) melaunching sebuah Pengiris Serba Guna (PSG) yang dapat mengiris bahan baku makanan ringan berbentuk bulat tipis dengan cepat dan mudah.

Tidak hanya sebagai pengiris bahan baku utama keripik, alat ini juga dapat mengiris bahan baku penunjang seperti bawang merah, kunyit, kencur, dan jahe dsb. Alat yang mempunyai berat 50 kg ini dapat melakukan pengirisan 300 Kg/jam dengan hasil akhir 105kg singkong/jam (diluar penggorengan dan pengepakan). Ketebalan irisan normal adalah 1,2 mm dan dapat diatur sesuai dengan keinginan produsen dengan cara mengganti pisaunya irisnya.

PSG ini dapat mempersingkat waktu proses pengirisan, tidak mengurangi kandungan pati, dan mempunyai tingkat keamanan yang memadai. Selain itu, alat ini secara konstruksi cukup sederhana sehingga dapat dioperasikan serta dirawat dengan mudah. Material yang digunakan juga dari bahan anti karat sehingga lebih higienis dan hemat listrik karena hanya membutuhkan sumber listrik V=220 Volt dan F=50 Hz atau setara dengan alat-alat elektronik rumahan.

Mulai saat ini, alat pengiris sederhana namun serbaguna ini dapat dipesan secara langsung di Bidang Kerjasama dan Pemasaran, Puspiptek, Serpong, Kota Tangerang Selatan. (NMY)

Nur Maulana Yusuf
Nur Maulana Yusuf
Lulusan Institut Pertanian Bogor yang tertarik dengan dunia media, teknologi, serta sosial ekonomi di Indonesia. Saat ini menjadi bagian dari Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI).

Leave a Reply