Beranda Inovasi Official Call for Contributor Artikel dan Opini Edisi Mei 2014
Apr 28, 2014
Reforma Agraria: Jalan Lapang Menuju Kedaulatan Pangan
May 28, 2014

Produk Pangan Lokal Penunjang Keamanan Bangsa

Beberapa tahun terakhir pangan lokal yang mulai dilupakan eksistensinya marak diangkat kembali. Kepedulian tentang pangan lokal semakin meningkat terutama di kalangan mahasiswa dari bidang ilmu terkait, seperti teknologi pertanian, teknologi pangan, teknologi industri, dan gizi.  Beberapa LSM dan komunitas-komunitas yang memiliki perhatian pada pangan lokal juga seringkali ikut mewarnai kampanye pangan lokal. Kepedulian yang semakin meluas ini perlu disyukuri karena berarti cepat atau lambat pola makan masyarakat kita akan menyadari pentingnya mengonsumsi pangan lokal. Sayangnya, sebagian aktivis tersebut seringkali tidak menyadari, untuk tidak mengatakan tidak paham, bahwa pangan lokal tidak melulu soal mengganti beras dengan singkong, jagung, sagu, atau ubi,

seperti yang hampir selalu kita dengar di setiap kampanye pangan lokal. Produk hortikultura, perkebunan, perikanan dan peternakan lokal masih sepi promosi, kalaupun ada biasanya bukan yang mendominasi. Bukan berarti bahan-bahan berkarbohidrat penting yang disebutkan diatas tidak penting, tetapi selain cukup susah mengembalikan imej dan kebiasaan tentang nasi, sudah banyak terutama kalangan menengah dan menengah keatas yang mulai membatasi nasi putih karena alasan kesehatan ataupun gaya hidup, walaupun jumlahnya masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan masyarakat yang masih tidak bisa menggantikan nasi dengan bahan pokok lain.

10329288_553904678059446_4979606620104549741_n

Tentang bahan pertanian selain bahan pokok, terlalu naïf jika kita harus menolak produk impor pertanian yang masuk karena kualitas yang diberikan lebih baik, lebih masif jumlahnya, kontinuitas terjaga, cenderung lebih murah karena produksi dalam jumlah besar meningkatkan efisiensi energi dan menurunkan fixed cost, dan memberikan gengsi tersendiri bagi konsumen. Alasan-alasan tersebut tidak menjadi masalah jika produk pertanian yang masuk adalah produk pertanian yang tidak bisa diproduksi di Indonesia. Namun, jika produk yang masuk adalah produk-produk pertanian yang tanah kita pun bisa menghasilkannya, sungguh dilematis.

Tetap melakukan kampanye, memberikan pelatihan kepada para petani secara luas, membuka peluang usaha berbasis pangan lokal, dan mulai mengonsumsi pangan lokal dari diri sendiri, merupakan langkah bijak yang perlu dilakukan oleh civitas akademika dan LSM terkait isu ini. Peraturan tentang pembatasan kuota impor, penetapan harga atap bagi para petani, peningkatan negosiasi dengan negara importir dan penetapan pasar berjangka bagi produk-produk pertanian utama yang rawan fluktuasi harga, penting ditetapkan dari pihak pemerintah, walaupun kenyataannya sejauh ini hanya menjadi wacana tanpa realisasi yang nyata. Peraturan tentang kepemilikan lahan pertanian patut pula dikaji ulang. Dalam budaya masyarakat, seringkali pemilik lahan pertanian mewariskan lahan dengan membagi sama luas untuk anak-anaknya. Tak heran apabila luas lahan pertanian terus berkurang dari generasi ke generasi. Integrasi lahan dan larangan penggunaan lahan pertanian untuk kepentingan selain pertanian sangat penting dilakukan demi menciptakan lahan yang luas guna menghasilkan produksi yang masif. Bukankah produksi yang masif dapat meningkatkan efisiensi energi, menurunkan fixed cost, dan menjaga kontinuitas, seperti produk pangan impor yang selalu dijunjung itu?

Pangan lokal harus menjadi produk yang selalu diinginkan oleh masyarakatnya, produk yang selalu ada ketika masyarakat membutuhkan, produk yang tak pernah dikhawatirkan ketersediaannya, produk yang bisa menjadi identitas dan memberikan keamanan bagi bangsanya, produk yang tidak bisa digantikan oleh produk bangsa lain. Jika pondasi ini sudah kuat, bukan tidak mungkin jika suatu saat, sayur sekelas kangkung dan lauk sekelas oncom pun bisa jadi akan diekspor pula oleh bangsa kita.

#GoPanganLokal!

Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan

Fakultas Teknologi Pertanian

Institut Pertanian Bogor

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi
BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

Leave a Reply