60 Pemuda! : Refleksi 60 tahun KAA
Apr 21, 2015
Reputasi Publikasi Internasional Indonesia
Reputasi Publikasi Internasional Indonesia
Apr 24, 2015

Pertalite, Wajah Baru BBM Indonesia

infografis -- bbm jenis baru
Setelah resmi mencabut subsidi BBM berjenis premium, kini pemerintah akan menghapus premium dan menggantinya dengan BBM jenis baru yang disebut Pertalite. Penggantian tersebut rencananya akan dimulai sekitar bulan Mei 2015. Lalu sebenarnya, apa perbedaan diantara premium, pertamax, dan pertalite?

Premium

Premium merupakan bahan bakar yang paling umum digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor di Indonesia. Hal tersebut tak lain dikarenakan harganya yang relatif lebih murah dibanding bahan bakar jenis lain. Namun, seiring dengan dihapuskannya subsidi atas bahan bakar jenis premium, maka harga premium pun kini akan mengikuti harga pasaran minyak dunia.

Premium memiliki angka oktan sebesar 88. Angka oktan tersebut merupakan yang paling rendah bila dibandingkan dengan jenis bahan bakar minyak lainnya seperti pertamax dan pertamax plus. Angka oktan merupakan angka yang menunjukkan seberapa besar tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan. Ketika proses pembakaran bahan bakar di dalam mesin, campuran udara dan bensin (dalam bentuk gas) akan ditekan oleh piston kemudian dibakar oleh percikan api yang dihasilkan oleh busi. Jika campuran gas ini terbakar karena tekanan yang tinggi, bukan karena percikan api dari busi, maka akan terjadi ketukan (knocking) di dalam mesin. Semakin rendah angka oktan maka semakin besar peluang tekanan tersebut menyebabkan bensin terbakar secara spontan. Hal tersebut tentu akan berdampak kurang baik terhadap performa mesin kendaraan.

Pertamax

Pertamax merupakan bahan bakar yang berasal dari olahan minyak bumi dan memiliki angka oktan 92. Angka oktan tersebut lebih tinggi dibanding premium dan menandakan bahwa pertamax memiliki kualitas yang lebih baik. Sebagai konsekuensinya, harga pasaran pertamax menjadi lebih tinggi yakni sebesar Rp 8.600,00/liter (Per 1 April 2015). Selisih Rp 1.200,00 dengan Premium yang saat ini berada di harga Rp 7.400,00/liter.

Keunggulan pertamax dibanding premium diantaranya pertamax dapat menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi sehingga dapat bekerja dengan optimal. Hasilnya, tenaga mesin yang menggunakan pertamax lebih maksimal karena bahan bakar digunakan secara optimal. Selain itu, pertamax juga memiliki kadar NOx dan COx yang lebih rendah sehingga lebih ramah lingkungan.

Pertalite

Pertalite diwacanakan akan menggantikan premium per Mei 2015 nanti. Beberapa alasan dibalik rencana penggantian premium dengan pertalite adalah pertalite memilki kualitas yang lebih baik dibanding premium dengan angka oktan 90 serta harga yang lebih murah dibanding pertamax. Hal tersebut diharapkan dapat mengarahkan masyarakat untuk mengonsumsi pertalite dan perlahan meninggalkan premium. Meskipun demikian, baik pertalite maupun premium sama-sama tidak disubsidi oleh pemerintah sehingga sejauh ini perbedaan yang terlihat hanya pada angka oktan dan kualitasnya saja.

 

Kartika Salam Juarna
Kartika Salam Juarna

Mahasiswa tingkat akhir program studi Biologi FMIPA Universitas Indonesia.

Leave a Reply