Kontribusi UKM dalam Perekonomian Indonesia
Dec 13, 2012
Biodiesel dan Bioetanol: Energi Alternatif Bahan Bakar Minyak
Dec 26, 2012

Pemuda, Inovasi, dan Kreativitas

rcdc-bedukan_membuat-pakan-siloJumlah pemuda Indonesia yang mencapai sekitar 27 persen dari jumlah penduduk Indonesia merupakan pelaku penting bagi tumbuh dan berkembangnya budaya inovasi dan kreatif. Selain itu, pemuda juga merupakan pasar yang potensial bagi berbagai produk inovatif. Besarnya jumlah pemuda tersebut merupakan isu yang strategis apabila dapat dikelola dengan baik, sehingga mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan dan daya saing nasional.

Sebagian besar pemuda saat ini, baik di perkotaan (59.81%) maupun di pedesaan (21.21%) bekerja sebagai buruh atau karyawan (tabel 1). Data ini menunjukkan bahwa masih banyak pemuda yang menggantungkan harapan masa depannya sebagai buruh atau karyawan (bekerja kepada orang lain/perusahaan/industri). Sedikitnya pemuda yang berusaha sendiri (wirausaha) disebabkan kurangnya sense untuk berinovasi dan berkreasi serta ketidakberanian untuk mengambil risiko. Keadaan ini juga disebabkan oleh belum kondusifnya iklim untuk berinovasi dan berkreasi yang diciptakan oleh pemerintah.

Tabel. 1 Persentase pemuda yang bekerja Menurut Status Pekerjaan Utama

Pekerjaan UtamaPerkotaan (%)Pedesaan (%)Perkotaan dan Pedesaan (%)
Berusaha Sendiri (Wirausaha)18.8818.7918.83
Berusaha dengan buruh tidak tetap4.6715.2310.98
Berusaha dengan buruh tetap2.652.172.36
Buruh/Karyawan59.8121.2136.74
Pekerja Bebas5.749.818.17
Pekerja Keluarga8.2532.7822.91
JUMLAH100.0100.0100.0

Sumber: Direktorat Kepemudaan (2003)

Tabel. 2 Persentase Distribusi Pemuda Menurut Kelompok Umur

UsiaPerkotaan (%)Pedesaan (%)
15-179.2110.60
17-2963.6461.37
30-3527.1528.03

Sumber: Kemenegpora, SUSENAS 2004

Dari tabel 2, dapat dilihat bahwa komposisi pemuda di perkotaan dan pedesaan hampir sama. Data tersebut meunjukan bahwa sebagian besar pemuda adalah usia Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan Perguruan Tinggi (PT). Kelompok usia ini merupakan usia kerja yang produktif dan merupakan sumber tenaga kerja yang harus diberdayakan dan ditingkatkan kemampuan inovasi dan kreativitasnya.

Berkembangnya ekonomi kreatif di berbagai kota besar akhir-akhir ini tidak dapat dipisahkan oleh tumbuh dan berkembangnya produk-produk inovatif dan kreatif dari generasi muda, karena pemuda mudah menyerap informasi dan pengetahuan-pengetahuan baru. Produk inovatif dan kreatif tersebut pada gilirannya mampu berkontribusi kepada perekonomian nasional dan menyerap tenaga kerja. (RAP)

Sumber:

Direktorat Kepemudaan (2003)

Kemenegpora, SUSENAS (2004)

Konsep Peningkatan kemampuan Inovasi dan Kreativitas Pemuda, Kemenristek (2010)

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi

BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

Leave a Reply