Rumput Pinggir Jalan Ini Bisa Cegah Genotoksis
Sep 3, 2014
Aplikasi Wisata Berbasis Telepon Pintar Siap Membantu Anda Jelajahi Kota-Kota Menarik di Indonesia
Sep 5, 2014

Pemenang Nobel Bangun Laboratorium Sebesar 14 Inchi

Tampilan salah satu simulasi PhET

BerandaInovasi.COM — Apa yang anda pikirkan ketika mendengar laboratorium sebesar 14 inchi? Mungkin sebagian dari kita sudah bisa menebak bahwa pasti ini ada hubungannya dengan layar monitor, baik itu TV, PC maupun Laptop. Di abad, ini perkembangan teknologi informasi benar-benar berkembang dengan cepat. Dimulai dari ditemukannya Telegraph, lalu Sinyal Wireless yang pertama kali digunakan untuk Radio, Televisi hingga yang paling popular untuk sekarang ini adalah jaringan internet.

Di tengah lalu-lalangnya berbagai inovasi yang dilakukan dalam berbagai jenis media informasi, beberapa ilmuwan menggunakan perkembangan ini untuk menyampaikan suatu ilmu pengetahuan secara virtual, yang diharapkan dapat membantu dalam mempelajari dan memahami suatu fenomena di alam di tengah keterbatasannya untuk mendapatkan informasi tersebut.
Seperti yang dilakukan Carl E. Wieman, Fisikawan Ph.D lulusan Stanford University yang beserta rekan-rekannya melakukan proyek berbasis web arahan University of Colorado Boulder pada tahun 2002. Proyek yang diberi nama “Physics Education Technology” tersebut disingkat dengan nama PhET. Dalam proyeknya mereka mempunyai misi yang konkrit yaitu “memajukan sains dan paham akan matematika dan pendidikan di seluruh dunia melalui simulasi interaktif gratis”.

Gambar : http://en.wikipedia.org/wiki/Carl_Wieman

Wieman (sebelah kiri) bersama Eric Cornell di kampus Colorado University

Proyek yang pada tahun 2011 menerima penghargaan The Tech Award: honoring technology benefitting humanity dari The Tech Museum of Innovation ini kini telah mengeluarkan 128 simulasi interaktif berbasis Java dan Flash yang hingga saat ini terdiri dari berbagai disiplin ilmu seperti : fisika, kimia, biologi, ilmu bumi, dan matematika, yang setiap tahun bahkan kadang beberapa bulan selalu menyempurnakan atau menambahkan simulasi baru. Level simulasi yang ada dalam PhET ini pun menjangkau seluruh kalangan mulai dari level sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, hingga level universitas.

Tampilan salah satu simulasi PhET

Tampilan salah satu simulasi PhET

Saat ini ada 78 bahasa yang berbeda yang menerjemahkan simulasi-simulasi dari PhET ini termasuk bahasa indonesia yang sudah menerjemahkan 108 simulasi, dan di dalam PhET ini diberikan berbagai panduan dan persoalan untuk lebih memahami dalam penggunaan setiap simulasi.
Proyek yang didirikan oleh pemenang Nobel Fisika tahun 2001 ini mempunyai visi yaitu “untuk melakukan improvisasi dalam mengajarkan dan mempelajari ilmu sains”. Visi ini terasa sangat cocok untuk pendidikan di Indonesia agar kalangan dengan akses pendanaan terbatas dapat menikmati metode pendidikan yang baik dengan memanfaatkan fasilitas internet. Dengan cara pengajaran yang menarik dan mudah dipahami, minat siswa-siswi Indonesia dalam mempelajari ilmu pengetahuan diharapkan dapat meningkat..

Simulasi PhET memungkinkan kita untuk dapat bermain-main dengan ilmu pengetahuan yang akan menjadi motivasi secara langsung sesuai dengan level-nya. Simulasi PhET dikatakan sangat efektif dalam membantu kegiatan belajar-mengajar di perkuliahan, aktifitas kelas dan pengerjaan pekerjaan rumah.

Lalu, dapatkah simulasi PhET ini menggantikan perlengkapan laboratorium? Menurut penelitian tim PhET, simulasi mereka sangat efektif untuk pemahaman secara konseptual, meski ada banyak tujuan dari laboratorium sebenarnya yang tidak bisa didapatkan dari laboratorium simulasi, misalnya keterampilan khusus yang berhubungan dengan fungsi peralatan. Efektifitas PhET sebagai pengganti laboratorium konvensional tergantung pada tujuan dari kegiatan laboratorium. Laboratorium simulasi dapat membantu pemahaman siswa dengan cara yang lebih praktis dan efisien, karena itu penggunaan PhET dapat digunakan sebagai sarana tunggal atau dapat dikombinasikan dengan simulasi dan peralatan nyata. Laboratorium virtual buatan Carl E. Wieman dan Tim dari proyek PhET ini dapat ditemui tanpa dipungut biaya melalui website http://phet.colorado.edu/.

3

Beberapa Anggota Tim dari Proyek PhET

Sumber :
https://phet.colorado.edu/en/about
http://www.cmu.edu/event/innovators/wieman/taking_a_scientific_approach_to_science_education-carl_wieman.pdf
http://phet.colorado.edu/

Leave a Reply