Pemanfaatan Potensi Energi Gelombang Laut di Kawasan Wisata Water Blow Nusa Dua Bali Sebagai Penerangan Taman
Oct 23, 2013
Keseriusan Pemerintah Kunci Kesuksesan Konversi BBM ke BBG
Oct 28, 2013

Pemanfataan Turbin T-Files pada Fenomena Pasang Surut Air Laut sebagai Sumber Energi Berkelanjutan

blue energy getyimages.comSumber ilustrasi: gettyimages.com

Kota Semarang merupakan ibukota propinsi Jawa Tengah yang saat ini mengalami permasalahan serius terhadap kenaikan muka air laut, tidak hanya disebabkan oleh perubahan iklim tetapi juga pada deformasi vertikal, fenomena pasang surut, rob, abrasi pantai dan kecepatan arus laut. Kenaikan muka air laut global akibat perubahan iklim sebesar 2 mm/tahun sedangkan untuk Kota Semarang berkisar antara 8-10 mm/tahun. Selain itu juga terjadi deformasi vertikal sekitar 8-10 cm/tahun. Fenomena pasang surut dengan rata-rata kisaran 0.9 meter/detik untuk pantai berpasir dengan kemiringan pantai <0.6%. Faktor abrasi berpengaruh sekitar >-1 m/tahun dengan rata-rata tinggi gelombang >2,6 meter. (Julzarika 2009, 2)

Sektor energi di Kota Semarang juga mengalami masalah serius, hal tersebut terjadi karena laju permintaan energi melebihi pertumbuhan pasokan energi. Kota Semarang selama ini belum memanfaatkan potensi energi kelautan dengan cukup baik. Sebagai salah-satu kota pesisir terbesar dan tertua di Indonesia, Kota Semarang perlu memperhatikan pemanfaatan sektor energi kelautan, sebagai salah-satu energi berkelanjutan dalam menunjang aktivitas penduduk dan perekenomian kota.

Salah-satu alat yang mampu memanfaatkan potensi gelombang air laut menjadi energi dengan alat Turbin T-files. Alat ini merupakan teknologi anak bangsa yang dikembangkan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) yang tergabung dalam tim T-Files. Modifikasi turbin T-Files mampu beroperasi dengan tenaga arus lemah sampai 0,3 meter. Arus laut mencapai titik paling lemah ketika terjadi peralihan pasang ke surut, atau sebaliknya. Turbin ini lebih optimal bekerja dibandingkan dengan pembangkit listrik terbarukan yang kerap diaplikasikan, seperti sel surya yang hanya akan menghasilkan energi listrik saat ada sinar matahari.

T Files

Menurut Nurana 2012, dalam portal alpensteel mengatakan bahwa perangkat turbin arus laut memiliki bagian utama berupa konstruksi penahan beban terbuat dari bahan galvanis logam tahan karat. Konstruksi itu menopang generator di atas turbin dan disangga dua pelampung di sisi kiri-kanan dilengkapi pemecah ombak. Pemecah ombak berfungsi memecah dan mengalihkan gelombang laut, supaya jika terjadi gelombang laut tinggi tidak mengempas perangkat turbin. Jangkar jumlahnya satu agar tidak melawan kekuatan alam. Setiap kali terjadi perubahan arus laut, dengan satu jangkar memungkinkan penyesuaian posisi turbin mengikuti arah arus.

Kota Semarang adalah salah satu kota yang berbatasan langsung dengan laut Jawa. Menurut Rahma dan Eko (2010,4) Untuk laut Jawa, rata-rata kecepatan arus tahun 2008 sebesar 482,5 cm/detik. Selain itu juga, Kota Semarang merupakan daerah pesisir dengan sinar matahari yang cukup panas. Dengan kriteria tersebut maka sangat cocok dikembangkan di Kota Semarang sebagai energi berkelanjutan di Kota Semarang.

Untuk tahap awal pengembangan, pihak pemerintah kota dapat menerapkan teknologi ini pada kawasan nelayan di Kecamatan Semarang Utara, di kawasan nelayan masih banyak ditemui warga yang masih miskin dengan adanya project ini dapat membantu meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat nelayan di Kota Semarang. Investasi teknologi ini tidaklah terlalu mahal, yakni 160 juta dengan masa operasional selama 5 – 10 tahun.

Kemudian untuk tahap pengembangan dapat dipergunakan untuk kegiatan operasional perkantoran pemerintah dan kota lama Semarang, karena letaknya yang tidaklah terlalu jauh dengan lokasi pantai, maka akan sangat berguna, jika ini diterapkan di Kota Semarang, sebagai salah-satu energi alternatif dan berkelanjutan di Kota Semarang.

Elrizky Jazwan

Mahasiswa Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro, Semarang

 

Referensi:           

Array. 2013. Potensi Energi dari Fenomena Pasang Surut. Dalam cyber http://www.alpensteel.com. Diakses tanggal 7 Oktober 2013         

Julzarika, Atriyon. 2009. Permodelan 3D Kota Semarang terhadap kenaikan muka air laut dengan citra satelit SPOT. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional: Jakarta

 Widyastuti, Rahma dkk 2010. Permodelan Pola Arus Laut Permukaan di Perairan Indonesia Menggunakan Data Satelit Altimetri Jason-1. Institut Teknologi Sepuluh November: Surabaya

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi
BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

1 Comment

  1. dengan potensi rata-rata kecepatan arus 482,5 cm/detik untukm wilayah jawa, berapa potensi energi yang dapat dihasilkan dari sebuah T-Turbin nya.? bagaimana cara menghitungnya.?

Leave a Reply