5 Mahasiswa Unair Ciptakan Lapisan Telinga Tiruan
Jun 28, 2016
Iqropolly, Main Monopoli Sambil Belajar Agama Islam yang Mengasyikkan
Jun 29, 2016

Pavlok: Gelang Kejut Anti Boros

Gelang Kejut Pavlok via wearable.com

Gelang Kejut Pavlok via wearable.com

Gelang Kejut Pavlok via wearable.com

Boros memang adalah kebiasaan yang buruk. Pemborosan dapat timbul dari gaya hidup sehari-hari. salah satunya adalah karena kebiasaan berbelanja hal-hal yang diinginkan tetapi sebenarnya tidak dibutuhkan.

Sifat pemborosan ini tidak hanya dialami oleh orang Indonesia saja, namun oleh seluruh masyarakat di seluruh belahan dunia. Namun, saat ini salah satu perusahaan asal Inggris telah menggagas sebuah teknologi gelang kejut yang bisa membantu penggunanya untuk mengontrol kebiasaan buruk mereka dalam menghabiskan uang.

Perusahaan yang bernama Intelligent Environment menciptakan sebuah gelang kejut anti boros yang diberi nama Pavlok dengan tegangan sebesar 225 volt. Gelang ini akan terhubung dengan akun bank pengguna sehingga dapat memantau secara langsung kondisi keuangan penggunanya.

Dilansir dari BBC Indonesia, sejauh ini memang belum ada bank atau perusahaan keuangan yang menawarkan platform Interact IoT (Internet of Things) ini kepada para pelanggannya. Akan tetapi, Intelligent Environment telah membuat daftar yang berisi sejumlah bank di Inggris yang akan dijadikan sebagai mitra untuk platform online banking yang sudah ada ini.

Pavlok mengadopsi konsep IoT, yaitu konsep yang menghubungkan sejumlah perangkat agar bisa berkomunikasi satu sama lain degan pengguna mereka. Sehingga selain berfungsi sebagai gelang kejut, Pavlok juga bisa digunakan untuk terhubung dengan perangkat rumah tangga yang terkoneksi dengan internet.

Salah satu contohnya adalah Pavlok dapat digunakan sebagai alat pengatur untuk menghangatkan suhu ruangan rumah. Fungsi kejut dari Pavlok ini sendiri bisa dinonaktifkan secara manual oleh penggunanya. Tertarik memilikinya? (CR/BBC Indonesia)

Cika Ramadini
Cika Ramadini
Mahasiswa UI tingkat kedua di jurusan Teknik Metalurgi dan Material. Sedang aktif dalam organisasi yang bergerak di bidang sosial pendidikan bernama Technique Informal School.

Leave a Reply