ITS Ciptakan Aplikasi Al Qur’an untuk Tunanetra
Jul 29, 2016
Mesin Perontok Padi untuk Meningkatkan Pendapatan Petani dari Mahasiswa Malang
Aug 1, 2016

Midnight Sun: Fenomena Matahari yang Tak Pernah Tenggelam di Belahan Bumi Utara

Fenomena Midnight Sun via greenland.com

Fenomena Midnight Sun via greenland.com

Fenomena Midnight Sun via greenland.com

Di Indonesia, dan tentunya di banyak negara-negara lainnya, kita masih bisa membedakan dengan jelas antar siang dan malam dengan kehadiran matahari. Pada siang hari, matahari akan memancarkan sinarnya sampai akhirnya terbenam dan tiba lah kita di waktu malam. Namun, bagaimana jika matahari terus muncul bahkan di pukul 12 malam dan tidak tenggelam kembali dalam waktu yang lama?

Ternyata hal tersebut bukan lah fenomena yang asing di negara-negara yang berada di belahan bumi bagian utara seperti Norwegia, Greenland, Finlandia, Kanada, Swedia, dan Rusia. Fenomena matahari yang tak pernah tenggelam itu disebut Midnight Sun.

Dilansir dari timenaddate.com, Midnight Sun adalah fenomena yang terjadi dimana matahari akan terlihat berada pada horizon nya selama 24 jam penuh dalam sehari. Pada halaman web visitnorway.com, Midnigth Sun terjadi karena kemiringan aksial bumi sebesar 23,5 derajat. Fenomena ini terjadi pada saat musim panas di belahan bumi bagian utara. Semakin dekat ke kutub utara, maka Midnight Sun akan semakin lama terjadi.

Midnight Sun bisa terjadi hingga 5-6 bulan lamanya. Salah satu contohnya adalah di Kota Longyearbyen, Norwegia, fenomena ini telah terjadi sejak 20 April lalu sampai 22 Agustus nanti. Hampir 5 bulan lamanya! Dengan kata lain, kita tidak akan melihat matahari di kota ini lebih kurang 3600 jam. Dan fenomena ini terus terulang setiap tahunnya.

Bagi penduduk di negara-negara di belahan bumi tengah dan selatan, menyaksikan fenoma ini mungkin sesuatu yang menakjubkan. Oleh karena itu, Norwegia, sebagai salah satu negara paling utara di bumi menjadikan peristiwa alam yang unik ini sebagai objek wisata potensial. Mereka mempunyai kota-kota yang dilewati fenomena ini seperti Tromso, Alta, Vardo, Bodo, dan Svalbard.

Lalu, bagaimanakah penduduk di kota-kota tersebut? secara umum mereka beraktivitas seperti biasa. Namun tentunya saat akan tidur, mereka harus menutupi semua jendela dengan tirai yang cukup tebal agar cahaya tidak bisa masuk ke rumah mereka. Begitu pun di hotel dan tempat penginapan untuk turis lainnya.

Dibalik fenomena menakjubkannya, Midnight Sun ternyata juga dapat memberikan dampak bagi orang-orang yang merasakannya. Bagi orang yang belum terbiasa, fenomena ini akan menyebabkan orang cepat merah dan kehilangan semangatnya. Hal itu terjadi karena matahari terus bersinar 24 jam setiap harinya dan orang-orang beraktivitas tiada henti sehingga temperamen seseorang bisa meningkat.

Patut diketahui juga, walaupun matahari terus bersinar sepanjang waktu, namun suhu disana hanya berada di kisaran belasan derajat celsius saja. Udara dingin khas negara-negara di belahan bumi utara masih dapat kita rasakan.

Saat ini, liburan menikmati Midnight Sun juga bukan hal yang sulit dilakukan. Agen perjalanan dan pariwisata di eropa telah banyak menawarkan paket-paket menarik untuk membawa pengunjung menikmati langsung Midnight Sun di Norwegia dan beberapa negara lainnya.

Fenomena ini masih dapat kamu rasakan hingga pertengahan agustus ini di kota-kota yang telah disebutkan tadi. Namun, pastikan kamu memeriksa ulang tempat yang ingin kamu kunjungi ya. Karena setiap kota memiliki periode Midnight Sun yang berbeda. Tertarik merasakannya? (NMY)

Nur Maulana Yusuf
Nur Maulana Yusuf
Lulusan Institut Pertanian Bogor yang tertarik dengan dunia media, teknologi, serta sosial ekonomi di Indonesia. Saat ini menjadi bagian dari Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI).

Leave a Reply