Seringkali Dibuang, Limbah Kopi Ternyata Bermanfaat Menurunkan Pencemaran Logam Berat pada Air
Aug 4, 2016
Rekor! California Aliri 6 Juta Rumah dengan Listrik Tenaga Surya!
Aug 4, 2016

Mesin ini Bisa Mengubah Air Seni Menjadi Air Minum, Tertarik Mencoba?

Ilmuwan Memperkenalkan Mesin Pemroses Air Seni via Reuters

Ilmuwan Memperkenalkan Mesin Pemroses Air Seni via Reuters

Ilmuwan Memperkenalkan Mesin Pemroses Air Seni via Reuters

Jika mesin yang dapat mengubah air mentah menjadi air siap minum sudah menjadi hal yang biasa, bagaimana jika ada mesin yang dapat membuat air seni mu dapat diminum?

Dan mesin itu ternyata memang sudah ada di Belgia! Adalah dua ilmuwan dari University of Ghent, Marjolein Vanoppen dan Sebastiaan Derese bersama kelompoknya yang berhasil menciptakan sebuah mesin tenaga surya yang dapat mengubah air seni menjadi air minum dan pupuk.

Pemrosesan air seni menjadi air minum dan pupuk ini sebenarnya cukup sederhana. Air seni akan dikumpulkan dalam sebuah tangki besar. Setelah itu akan dipanaskan dalam ketel bertenaga surya sebelum akhirnya air seni akan melewati membran untuk mendapatkan air murni dan memisahkan senyawa-senyawa seperti potasium, nitrogen, dan fosfor.

Baru baru ini, dengan slogan #peeforscience tim ini memasang mesin pada festival musik dan teater yang berlangsung selama 10 hari. Mereka berhasil mengumpulkan 1.000 liter air seni dari pengunjung.

Sebenarnya ada banyak pilihan lain untuk pemrosesan air buangan seperti air seni ini. Namun mesin yang diciptakan oleh ilmuwan-ilmuwan di University of Ghent ini menggunakan membran khusus yang hemat energi dan dapat digunakan di daerah-daerah yang tidak mendapatkan pasokan listrik.

Target dari tim ini selanjutnya adalah memasang mesin yang lebih besar di stadion-stadion olahraga dan bandar udara. Selain itu, tim ini juga berharap mesin ini dapat diaplikasikan di tempat-tempat terpencil di negara berkembang yang kurang mendapatkan sumber air minum dan pupuk yang layak.

Satu hal lagi yang mengejutkan adalah, air seni yang mereka dapatkan dari festival tersebut akan mereka gunakan sebagai bahan dasar pembuatan salah satu produk Belgia paling diminati: Bir. (NMY)

Nur Maulana Yusuf
Nur Maulana Yusuf
Lulusan Institut Pertanian Bogor yang tertarik dengan dunia media, teknologi, serta sosial ekonomi di Indonesia. Saat ini menjadi bagian dari Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI).

Leave a Reply