budaya kerja
Google dan Twitter : Perusahaan dengan Budaya Kerja Terbaik
Aug 19, 2015
Mari Merakit Robot!
Aug 21, 2015

Mengobati Penyakit Jamur Kandidiasis dengan Lendir Bekicot

Penyakit jamur memang sering bikin jengkel. Selain menimbulkan rasa gatal, jika lama dibiarkan dapat memicu timbuknya infeksi. Salah satu infeksi yang dapat terjadi adalah kandidiasis.

Kandidiasis adalah suatu infeksi jamur yang menyerang usus. Penyakit ini banyak ditemui di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Namun tahukah kamu? Ternyata, Penyakit ini bisa juga disembuhkan dengan Lendir Bekicot.

Gambar Bekicot dalam Kandang

Bekicot dalam Kandang

Selama ini, pemberian obat kepada penderita Kandidiasis belum mampu menyembuhkan pasien. Bahkan, pemberian antibiotik, kemoterapi, transplantasi organ bisa saja memperparah. Akan menyebabkan keadaan patologik berupa infeksi.

Kandidiasis sendiri disebabkan oleh jamur candida albicans. Yaitu suatu mikroflora normal yang ada pada saluran pencernaan manusia dan dapat menjadi pathogen pada kondisi tertentu, misalnya tumbuh di lingkungan yang mengandung logam berat kemudian masuk ke dalam tubuh.

Sebenarnya, dalam keadaan normal candida albicans  tidak mengganggu kesehatan. Namun apabila keseimbangan terganggu, dapat menyebabkan overgrowth. Yaitu keadaan di mana jumlah senyawa-senyawa toksik yang dihasilkan menjadi lebih tinggi.

Candida albicans yang tumbuh berlebihan akan menempel pada dinding usus dan menyebabkan peningkatan permeabilitas usus/usus berpori. Hal ini akan menghalangi keluarnya enzim sehingga pencernaan terganggu. Candida albicansjuga menghasilkan berbagai macam metabolit primer dan sekunder yang bersifat toksik, diantaranya etanol, formaldehid, asetaldehid, D-arabinitol dan asam organik seperti asam tartrat.

Sekam Padi

Sekam Padi

Penyebaran metabolit toksik melalui pembuluh darah dapat menimbulkan denaturasi atau kelainan protein  inang yang dapat menyebabkan terjadinya kelainan fungsi pada organ hati, jantung, ginjal, paru-paru, pencernaan dan otak.

Dengan berbagai permasalahan jamur tersebut, beberapa mahasiswa Kimia Universitas Airlangga Surabaya melakukan penelitian pada bekicot dan sekam padi sebagai alternatif pengobatan penyakit jamur kandidiasis. Mereka adalah Ahmad Rodli Firdaus, Yessi Andini P, Nikita Paramitri, Hera Lisna G, dan Rizky Apriliana.

Kelima mahasiswa tersebut menggunakan lendir bekicot melumpuhkan jamur kandidiasis. Bekicot sendiri pada dasarnya menghasilkan lendir  berair yang berisi enzim diastase yaitu enzim yang menguraikan hidrat arang.

Selanjutnya, untuk melakukan stabilisasi enzim, dilakukan enkapsulasi (penjebakan enzim) dengan limbah sekam padi. Sekam padi mereka gunakan karena bahan berligno-selulosa yang mengandung silika yang tinggi.

Dari enkapsulasi tersebut akan di dapatkan produk padatan berupa granul dan granul tersebut akan dimasukkan dalam kapsul.

Semoga, penelitian kelima mahasiswa Universitas Airlangga ini, dapat menjadi solusi alternatif dari penyakit jamur kandidiasis.

Leave a Reply