Lima Negara yang Sukses Kembangkan Mobil Listrik
Sep 18, 2012
Fenomena Mobil Listrik
Sep 20, 2012

Mengenal Kedelai di Indonesia

Melihat sejarah kedelai di Indonesia, kedelai bukanlah tanaman asli Indonesia, namun sejak abad ke XVI tanaman ini telah dibudidayakan di pulau Jawa yang dibawa oleh imigran Cina sebagai bahan makanan. Awalnya, secara tradisional kedelai memang tidak pernah ditanam secara luas sebagai tanaman inti seperti jagung atau ubikayu namun hanya sebagai tanaman sisipan. Secara berangsur-angsur terjadi perubahan dari corak usahatani tradisional ke corak usahatani komersial untuk memperoleh keuntungan maksimal. Namun hingga saat ini usahatani dengan corak tradisional masih jelas terlihat. Kenyataan ini yang mengakibatkan lambannya adopsi teknologi budidaya kedelai oleh petani.

Di Indonesia, kedelai merupakan komoditas terpenting ketiga setelah padi dan jagung. Lebih dari 90 persen kedelai Indonesia digunakan sebagai bahan pangan, terutama pangan olahan, yaitu sekitar 88 persen untuk tahu dan tempe, 10 persen untuk pangan olahan lainnya dan sekitar 2 persen untuk benih (Sudaryanto, Swastika 2007). Manfaat kedelai yang beragam merupakan keunggulan yang dimiliki oleh kedelai. Beberapa pangan olahan yang dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia diantaranya berupa tahu, tempe, kecap, susu kedelai, tauco dan sebagainya.

Meningkatnya konsumsi kedelai penduduk Indonesia seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk serta berkembangnya industri pangan olahan yang berbahan baku kedelai tidak diimbangi dengan produksi dalam negeri yang mencukupi sehingga impor kedelai terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maka produksi dalam negeri harus ditingkatkan. Peningkatan produksi kedelai tidak lepas dari penerapan teknik budidaya kedelai yang benar. Pada dasarnya untuk membudidayakan kedelai dibutuhkan teknik budidaya serta faktor lingkungan yang mendukung. Komponen pada lingkungan seperti faktor iklim, kesuburan fisik-kimia dan biologi tanah, gulma serta hama penyakit menjadi faktor penentu keberhasilan usaha produksi kedelai (RAP).

Sumber:

Sudaryanto T, Swastika DKS. 2007. Ekonomi Kedelai di Indonesia. Dalam: Sumarno, Suyamto, Widjono A, Hermanto, Kasim H, editor. Kedelai: Teknik Produksi dan Pengembangan. Bogor: Badan Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pertanian. Hlm 1-27.

Swastika DKS, Nuryanti S, Sawit MH. 2007 Kedudukan Indonesia dalam Perdagangan Internasional Kedelai. Dalam: Sumarno, Suyamto, Widjono A, Hermanto, Kasim H, editor. Kedelai: Teknik Produksi dan Pengembangan. Bogor: Badan Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pertanian. Hlm 28-44.

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi

BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

Leave a Reply