Tugas Besar Pemuda Indonesia Pasca Kemerdekaan
Aug 23, 2016

Mengenal 7 Fakta Pertamax Turbo, BBM High-Class Jenis Baru di Indonesia

Pertamax Turbo via autos.id

Pertamax Turbo via autos.id

Pertamax Turbo via autos.id

Pertamina kembali membuat gebrakan dengan meluncurkan BBM jenis baru di Indonesia. Sampai Juli 2016 kemarin, tercatat sudah ada dua jenis BBM baru di Indonesia, Pertalite dan Dexlite. Dan pada pertengahan Agustus 2016 ini, Pertamina secara resmi menghadirkan Pertamax Turbo di Indonesia. Jenis bahan bakar baru dengan peruntukan untuk kendaraan-kendaraan high-class dan berkecepatan tinggi.

Lantas, apa perbedaan Pertamax Turbo ini dibandingkan dengan varian Pertamax yang telah ada sebelumnya? Berikut 7 ulasan fakta mengenai Pertamax Turbo, 

Baca Juga: 6 Fakta Menarik Tentang Dexlite, BBM Jenis Baru di Indonesia

1. Pertama Kali Diluncurkan di Eropa

Ternyata, sebelum diluncurkan secara resmi di Indonesia, Pertamax Turbo terlebih dahulu telah dijual di Belgia. Pertamina bekerjasama dengan salah satu produsen sport car kenamaan dunia, Lamborghini, pada ajang balap Lamborghini Supertrofeo European Series akhir Juli lalu. Penggunaan bensin ini sebagai tindak lanjut hubungan PT Pertamina sebagi Technical Partner Lamborghini.

Jauh beberapa bulan sebelumnya, tepatnya pada Januari 2016, Pertamax Turbo juga telah diuji coba kan pada Lamborghini Blancpain Supertrofeo European di Sirkuit Vallelunya, Italia. Di Indonesia sendiri, secara resmi Pertamax Turbo diluncurkan pada acara Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIMS) di ICE BSD, Kota Tangerang Selatan, 11/8/16 lalu.

 

2. Memiliki RON 98, Tertinggi dibanding Varian BBM yang Lain

Bahan bakar jenis baru ini memiliki Research Octane Number (RON) 98, paling tinggi dibanding semua jenis bahan bakar yang dijual Pertamina. Pertamax Plus yang sebelumnya memegang RON tertinggi “hanya” memiliki RON 95. Sedangkan Pertamax mempunyai RON 92. Dengan RON 98, kualitas Pertamax Turbo ini jauh lebih baik dibanding bahan bakar Pertamina yang lain. Gas buang kendaraan lebih ramah lingkungan dan akselerasi mesin juga dapat menjadi lebih baik. Pertamax Turbo juga merupakan bahan bakar hasil pengembangan Pertamax Plus dengan Ignition Boost Formula (IBF).

 

3. Pertamax Plus akan Dihapus

Selama ini varian bahan bakar ramah lingkungan dengan oktan tinggi seperti Pertamax dan Pertamax Plus tidak memberikan perbedaan yang signifikan. Adanya Pertamax Turbo membuat konsumen lebih mempunyai pilihan terbaik dalam menentukan bahan bakar dengan kualitas tertinggi untuk kendaraanya. Salah satu Sales Executive Wilayah Pertamina mengatakan ada kemungkinan nantinya Pertamax Plus akan ditarik dari pasar.

Pertamina sendiri berpendapat bahwa Pertamax Plus perlahan akan dihapus karena permintaan masyarakat yang menyukai akselerasi tinggi untuk kendaraannya semakin meningkat di daerah Jabodetabek. Target penghapusan Pertamax Plus diharapkan bisa terjadi dalam tempo setahun mendatang. Harga Pertamax Turbo juga dinilai jauh lebih murah dibanding bahan bakar khusus untuk kendaraan high-speed seperti Pertamina Racing Plus yang dibandrol sekitar Rp 40 ribu.

Baca Juga: Pertalite, Wajah Baru BBM Indonesia

4. Membuat Akselerasi Kendaraan jadi Lebih Baik

Jenis bensin ini mampu meningkatkan driveability dan top speed kendaraan, membuat akselerasi menjadi lebih baik, meningkatkan tenaga mesin kendaraan, serta menyempurnakan pembakaran bahan bakar pada mesin. Penggunaan supercharger dan turbocharger pada teknologi mesin kendaraan canggih saat ini membuat tekanan kompresi mesin kendaraan semakin tinggi juga. Oleh karena itu diperlukan bahan bakar dengan oktan yang lebih tinggi seperti Pertamax Turbo.

 

5. Harga Masih Terjangkau

Pertamax Turbo dijual dengan harga Rp 8.700 atau setara dengan harga Pertamax Plus. Bahkan Ahmad Bambang, Direktur Pemasaran Pertamina mengatakan bahwa dengan RON 98, harga Pertamax Turbo masih lebih murah dibanding dengan bahan bakar lain dengan kadar RON 95 dari perusahaan penyedia bahan bakar asing.

 

6. Menyasar Kendaraan Sport Car

Bahan Bakar ini ditujukan untuk tiga tipe konsumen yang berbeda, yaitu pemilik sport car, orang yang peduli lingkungan dan pecinta kecepatan. Pertamax Turbo cocok dengan mobil yang memiliki rasio kompresi tinggi. semakin tinggi rasionya, maka semakin tinggi pula oktan (RON) yang dibutuhkan. Mobil yang cocok menggunakan Pertamax Turbo antara lain Lamborghini tipe Huracan dan Aventador, Ferrari 458 Speciale dan F12 Berlinetta, Ferrari 488 GTB, MINI JCW, dan Audi Q7. Mobil-mobil tersebut rata-rata memiliki rasio kompresi di atas 12:1.

 

7. Pertamax Turbo Menjajah Eropa

Centro Petroli Roma (CPR) selaku mitra Lamborghini juga menjalin kerjasama dengan Pertamina untuk mendistribusian Pertamax Turbo ke sirkuit-sirkuit di eropa. Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan hingga sekarang, Pertamax Turbo sudah digunakan di empat balapan di eropa, yaitu Monza (Italia), Silverstone (Inggris), Paul Richard (Perancis), dan Spa Francorchamps (Belgia).

 

Bensin yang diproduksi di kilang minyak Pertamina di Refinery VI, Balongan, Indramayu, Jawa Barat, ini ditargetkan terjual 100 ribu kilo liter (KL) dalam satu tahun kedepan. (NMY/Dari Berbagai Sumber)

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi
BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

4 Comments

  1. Tak ada bedanya dengan Pertamax Plus, jangan-jangan hanya trick Pertamina untuk cari tambahan UNTUNG / LABA, product sama-sama warna merah . Bagaimana cara membuktikan bahwa Pertamax Turbo benar-benar RON 98 ? apa ada Test Kit-nya. Saya sudah coba pada motor harian saya Yamaha XEON tak ada bedanya menggunakan Pertamax Plus dengan Menggunakan Pertamax TURBO. Dari motor baru 3 tahun yang lalu saya selalu menggunakan Pertamax Plus.

  2. saya sudah mencobanya ke motor satria fu saya, hasilnya joss gan….
    tapi kalau bisa diturunkan lagi harganya…
    JOss

Leave a Reply