Mengakselerasi Pembangunan PLTP di Tanah Air
Jul 12, 2013
Mengubah lahan kritis menjadi kilang minyak dengan Jarak
Jul 16, 2013

Mencermati Tingkat Produktivitas Energi Indonesia

energi_gas

Energi merupakan motor penggerak untuk bisa beraktivitas menjalankan setiap sendi kehidupan. Tanpa adanya energi manusia tidak bisa berproduksi untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Hampir setiap aspek kehidupan membutuhkan energi, rumah tangga, bisnis, dan pemerintahan. Dengan adanya energi, manusia bisa menciptakan beragam barang dan jasa. Dengan demikian, energi merupakan komponen yang vital dalam menciptakan kesejahteraan hidup manusia.

Hubungan antara ketersediaan dan konsumsi energi per kapita dengan kesejahteraan ini setidaknya bisa dilihat dari dua indikator, yaitu nilai produk domestic bruto (PDB) dan indeks pembangunan manusia (IPM) suatu Negara. Negara yang konsumsi energinya tinggi mempunyai nilai PDB dan IPM yang tinggi pula.

tabel1

tabel2

sumber : Bappenas, 2012

Tingkat konsumsi energi yang mampu menghasilkan produktivitas keekonomian adalah yang mempunyai nilai efisiensi tinggi. Yaitu seberapa besar konsumsi energi dapat memberikan produktivitas dan mendorong nilai tambah. Untuk melihat efisiensi energi ini ada dua ukuran yang bisa dipakai yaitu, tingkat elastisitas dan intensitas energi.

Tingkat elastisitas energi adalah besaran energi yang diperlukan untuk dapat menghasilkan 1 % pertumbuhan ekonomi atau PDB. Sedangkan nilai intensitas energi adalah perbandingan antara tingkat konsumsi energi akhir dengan PDB per kapita. Indonesia sebagai negara berpenduduk terbesar keempat di dunia, pasti memerlukan pasokan energi dalam jumlah besar. Selama beberapa tahun terakhir, pertumbuhan energi Indonesia mencapai angka 7 – 8 persen per tahun (Bappenas, Policy Paper 2012). Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi yang berada dikisaran 5-6%. Lalu, apakah angka ini mencerminkan tingkat produktivitas pula?

Nilai elastisitas energi Indonesia rata-rata pada periode 1995-2008 sebesar 2.17. Hal ini berarti apabila pertumbuhan ekonomi (PDB) meningkat sebesar 1 persen maka konsumsi energi akhir akan meningkat sebesar 2.17 persen (Elinur, 2010). Angka ini menunjukkan jika penggunaan energi di Indonesia masih boros. Sebagai perbandingan, rata-rata negara maju mempunyai nilai elastisitas dibawah 1, yang berarti negara-negara maju telah memiliki ketahanan energi yang kuat, terdistribusi secara merata dan efisien (Elinur, 2010).

Tidak jauh berbeda dengan tingkat elastisitas, nilai intensitas energi Indonesia pun masih menunjukkan kecenderungan yang tinggi. Pada tahun 2009, intensitas energi Indonesia berkisar 0,24 KTOE/USD Konstan 2005. Sedangkan Jepang, Jerman, Thailand, dan Malaysia pada tahun yang sama berturut-turut adalah 0,12; 0,12; 0,23; dan 0,22 KTOE/USD Konstan 2005 (BPPT, 2012). Dari dua indikator yang telah diuraikan di atas, dapat dilihat bahwa sumbangan energi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia belum besar. Sebab pemanfaatan energi di Indonesia masuk dalam kategori inefisien sehingga belum mampu mendorong produktifitas dan memberi nilai tambah.

Kekayaan alam yang selama ini didengunkan sampai saat ini belum termanfaatkan dengan optimal. Berbagai tahapan pemanfaatan energi dari hulu hingga hilir memang membutuhkan suatu upaya atau strategi yang tidak gampang. Belajar dari negeri jiran maupun negara lain yang sudah berhasil mendayagunakan energi untuk kemakmuran rakyatnya akan menjadi suatu langkah cerdas yang harus diiringi dengan kemauan politik kuat tentunya. (Nuri Ikawati-MITI)

Referensi

Elinur, Dkk. 2010. Perkembangan Konsumsi Dan Penyediaan Energi Dalam Perekonomian Indonesia. Indonesian Journal Of Agricultural Economics (Ijae), Volume 2, Nomor 1, Desember 2010

Bappenas. 2012. Keselarasan Kebijakan Ekonomi Nasional dengan Rencana Umum Energi Nasional dan Rencana Umum Energi Daerah. Policy Paper, Direktorat Sumber Daya Energi, Pertambangan dan Mineral, Bappenas

Balai Besar Teknologi Energi Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi (BPPT). 2012. Perencanaan Efisiensi Dan Elastisitas Energi 2012. Diakses Dari www.bppt.go.id

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi

BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

Leave a Reply