Terobosan Cerdas Penunjang Kerja Petani
Sep 23, 2014
Wow, Google Wi-Fi Akan Selimuti Bumi!
Sep 26, 2014

Membangun Pertanian dengan Cyber Extension

file6681269982727-300x200Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat menjadikan manusia dituntut untuk berfikir kreatif dalam menghadapi permasalahan yang ada di sekitarnya. Perkembangan ini merupakan suatu titik tolak perubahan peradaban dunia yang membuka babak baru bagi masyarakat dunia dalam memperoleh informasi. Akses informasi kini dapat diperoleh hanya dalam waktu yang singkat bahkan dalam hitungan detik saja.

Ketika flashback ulang perjalanan kehidupan manusia sebelum era teknologi informasi bahwa saat itu dalam mengirim sebuah informasi atau pesan masih menggunakan fasilitas yang sangat sederhana, rumit dan memerlukan waktu yang cukup lama seperti mengirim surat dengan menggunakan jasa burung merpati. Kini ketika terjadi perubahan perkembangan teknologi informasi, sekat-sekat fisik yang membatasi arus informasi telah menghilang bahkan perangkat yang digunakan untuk mengoperasikan bukan lagi manusia tetapi telah digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis. Kemajuan teknologi inilah yang kini menyelimuti dunia dimana setiap individu dapat mengakses informasi dengan mudah yang juga telah merubah gaya hidup serta tingkah laku masyarakat yang serba “instan”.

Perkembangan teknologi ini mampu mendorong manusia untuk menciptakan berbagai inovasi-inovasi teknologi yang dapat menyampaikan informasi secara cepat, tepat dan akurat sehingga komunikasi antar personal lebih mudah dilakukan. Penerapan teknologi ini seperti LAN, WAN, GlobalNet, Intranet, Internet, Ekstranet, semakin hari semakin merata dan membudaya di masyarakat. Bahkan penggunaan internet telah menyebar ke pelosok-pelosok negeri di Indonesia. Keberadaan teknologi ini sangat berguna bagi masyarakat luas termasuk juga pada sektor pertanian.

dsc00544copyPertanian merupakan sektor penting bagi suatu negara dimana sektor ini mampu menyediakan kebutuhan pokok untuk masyarakatnya. Semakin hari pemenuhan akan kebutuhan pokok masyarakat semakin meningkat. Disinilah diperlukan berbagai upaya yang mampu mengatasi permasalahan tersebut. Upaya-upaya tersebut dapat berupa teknologi tepat guna, pengelolaan serta manajemen usaha dan lain-lain. Dalam hal ini juga diperlukan adanya suatu teknologi informasi yang mudah diakses oleh para pelaku pertanian guna mendorong pembangunan di sektor pertanian. Dengan demikian keberadaan akses informasi akan memudahkan pelaku pertanian dalam mengetahui perkembangan yang terjadi dalam dunia pertanian. Disinilah diperlukan suatu sistem informasi penyuluhan yaitu Cyber Extension.

Menurut Peraturan Menteri Pertan No.16/ Permentan/OT.140/2/2013 tentang pedoman sistem manajemen informasi penyuluhan pertanian di lingkungan kementerian pertanian bahwa Cyber Extension merupakan sistem informasi penyuluhan pertanian melalui media internet yang dibangun untuk mendukung penyediaan materi penyuluhan dan informasi pertanian bagi penyuluh dalam memfasilitasi proses pembelajaran agribisnis pelaku utama dan pelaku usaha. Cyber Extension dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pelayanan data dan informasi penyuluhan, khususnya membantu memperlancar dan mempermudah fasilitasi kepada pelaku penyuluhan terutama para penyuluh pertanian, baik penyuluh pertanian PNS, swasta maupun swadaya. Dalam hal ini petani akan mudah mendapat informasi baik melalui penyuluh yang mendampingi maupun langsung mengakses Website Cyber Extension.

Keberadaan Cyber Extension ini dapat dimanfaatkan petani sebagai sarana komunikasi dan berbagi informasi, promosi usaha tani serta dapat pula digunakan untuk akses informasi produksi dan teknologi pertanian. Selain itu, Cyber Extension merupakan salah satu inovasi pertanian yang dapat difungsikan untuk mempertemukan lembaga penelitian, pengembangan, pengkajian dan pelayanan dengan penyuluh, pendidik, petani dan stakeholders lainnya yang memiliki kebutuhan dengan jenis dan bentuk informasi yang berbeda sehingga dapat berperan sinergis dan saling melengkapi (Helmy et al., 2013). Dengan demikian Cyber Extension akan mendorong petani lebih mandiri dan lebih mengembangkan usaha taninya sehingga akan dapat menaikkan kesejahteraan pelaku pertanian dan mendorong pembangunan pertanian Indonesia dengan berbagai upaya yang dilakukan.

image_78_petanii

Sumber:

Peraturan Menteri Pertan No.16/ Permentan/OT.140/2/2013 tentang pedoman sistem manajemen informasi penyuluhan pertanian di lingkungan kementerian pertanian

Helmy, Z., Sumardjo, Ninuk, P. dan Prabowo ,T. 2013. Hubungan kompetisi penyuluh dengan karakteristik pribadi persepsi penyuluh terhadap sifat inovasi cyber extension. Jurnal Agro Ekonomi Volume 31 No.1

Aristiana Rohmawati
Aristiana Rohmawati

Mahasiswa jurusan sosial ekonomi fakultas pertanian UGM angkatan 2012. Aktif dalam aktivitas organisasi di kelompok studi Klinik Agromina Bahari fakultas pertanian sebagai Kepala Departemen PSDM Periode 2014. Senang menulis dan membaca. Ingin menjadi socioentrepreneur dan penulis.

2 Comments

  1. Pekerjaan ini sangat penting, untuk mewujudkan kedaulatan pangan di indonesia, walaupun jumlah petani menurun tapi diharapkan sistim mekanisasi yang perlu ditingkatkan

  2. semoga pertanian di indonesia bisa meningkat

Leave a Reply