Pentingnya Standarisasi Restoran Fast Food
Jan 27, 2015
Profesi SKM Dengan Wajib Pengabdian Masyarakat
Feb 2, 2015

Masker Anti Polutan Berteknologi Adsorbsi-Fotokatalitik

polusi_akibat_kendaraan_bermotor_ilustrasi_101008112957

Polusi udara di kota-kota besar, seperti Jakarta, memang sulit dihindari dari kesaharian warganya. Mulai dari asap knalpot metromini hingga asap rokok menjadi bahan hirup warganya ditengah kemacetan dan padatnya aktivitas.  Polutan-polutan tersebut—seperti gas CO, NOX , dan SOX—dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti asma, bronkhitis dan emphysema. Kondisi tersebut menyebabkan banyak pejalan kaki maupun pengendara motor menggunakan masker dokter atau masker kain yang banyak dijual di pinggir jalan. Sayangnya, masker-masker tersebut tidak bisa menyaring gas polutan karena ukuran pori-porinya lebih besar daripada diameter partikel gas polutan.

(A) Filter karbon aktif –TiO2 untuk masker

(B) Filter karbon aktif –TiO2 untuk masker

(B) Aplikasi filter pada masker

() Aplikasi filter pada masker

Dari latar belakang masalah tersebut, salah seorang mahasiswa teknik kimia UI bernama Luthfi Rais menciptakan masker anti-polutan berbasis teknologi adsorbsi-fotokatalitik. Masker tersebut terdiri dari bahan adsorbsi yaitu karbon aktif dan fotokatalis yaitu titanium dioksida (TiO2). Bahan-bahan tersebut dilapisi pada serat filter, kemudian serat filter disisipi pada masker. Cara kerja masker ini yaitu udara yang masuk melalui masker akan di-adsorb oleh karbon aktif. TiO2 yang terimpregnasi pada karbon aktif akan mendegradasi polutan yang teradsorb pada karbon aktif secara fotokatalitik, yaitu proses katalisis yang berkerja jika terkena cahaya. TiO2 ini bekerja jika terkena cahaya yang mengandung UV. Hal ini sangat mudah karena dengan terpapar cahaya matahari saja, katalis tersebut sudah dapat bekerja. Inovasi lainnya pada masker ini yaitu karbon aktif yang digunakan diciptakan sendiri dari bahan baku cangkang sawit yang mana cangkang sawit merupakan limbah dan ketersediaannya sangat melimpah di Indonesia (1.27 ton/tahun).

Dengan sistem adsorbsi-fotokatalitik, umur kinerja karbon aktif akan lebih lama dan daya adsorbsinya akan meningkat. Masker ini dapat mengeleminasi polutan hingga 83% dengan kondisi polusi di Jakarta. Penelitian ini didanai oleh Direktorat Perguruan Tinggi (DIKTI) dalam rangka kegian Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2014. Peneliti berharap dapat memasarkan masker ini sehingga masyarakat dapat terhindar dari penyakit akibat polusi udara.

Luthfi Rais
Luthfi Rais

Saat ini sedang menempuh pendidikan MSc Advanced Chemical Engineering di University of Birmingham UK. Berminat pada inovasi-inovasi produk dan perancangan proses. Dalam mengisi waktu luang, biasanya berenang atau bermain basket.

Leave a Reply