Adakah Jaminan dan Pelayanan Kesehatan yang Layak bagi Si Miskin di Indonesia?
May 1, 2016
Si Cantik yang Berbahaya
May 3, 2016

Mahasiswa Universitas Jember Ubah Flashdisk Menjadi Kunci Motor Digital

Flashdisk via ciricara.info

Flashdisk via ciricara.info

Tiga mahasiswa Universitas Jember (Unej) baru-baru ini mendapatkan prestasi yang membanggakan pada kompetisi luar negeri. Berkat inovasi kunci digitalnya, tim yang digawangi Rifang Pri Asmara, Adi Nugroho, dan Anggy Yolanda ini meraih medali emas Special Award Toronto International Society of Innovation and Advanced Skills (TISIAS) dari Kanada dalam ajang The 7th International Engineering Invention and Innovation Exhibition (I-ENVEX) 2016 di Universiti Malaysia Perlis, Malaysia.

Berawal dari keresahan banyaknya pencurian kendaraan bermotor, tiga mahasiswa ini menciptakan sistem keamanan kendaraan bermotor yang berupa flashdisk sebagai kunci digital yang diberi nama Key Vehicle System Using Flashdisk.

Flashdisk yang telah diisi file tertentu dengan algoritma khusus tersebut nantinya dapat menggantikan kunci konvensional kendaraan bermotor. Sehingga, kendaraan bermotor tersebut hanya dapat dinyalakan dengan flashdisk atau kunci digital tersebut.

Aplikasi android pada smartphone juga telah dibuat untuk memperkuat sistem keamanan dari kendaraan bermotor tersebut. Jadi, kendaraan bermotor dapat dinyalakan melalui aplikasi android. Karena file dalam flashdisk ini tidak dapat disalin ke dalam perangkat flashdisk lainnya, karenanya adanya flashdisk sebagai kunci digital ini diharapkan dapat meminimalisir pencurian kendaraan bermotor.

Bersaing dengan banyak negara-negara yang terkenal dengan inovasi teknologinya seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Kanada, dan Taiwan menjadi kebanggan tersendiri untuk tiga pelajar angkatan 2015 ini. Mereka berharap dapat mengembangkan inovasi sistem keamanan ini pada perangkat lainnya seperti kunci rumah sehingga dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.

7th I-ENVEX merupakan ajang perlombaan inovasi bagi ratusan mahasiswa internasional dari berbagai negara yang memberikan fasilitas hak paten kepada inovasi-inovasi terbaik. Kompetisi yang dihelat 8-10 April 2016 ini diikuti oleh 400 peserta dari banyak negara. Rifang Pri Asmara, Adi Nugroho, dan Anggy Yolanda sendiri mengikuti lomba dengan kategori manufacturing process & machines and equipment.

Berkaca pada pada besarnya event tersebut dan pengalaman yang didapatkan peserta, prestasi medali emas pada ajang internasional tentu saja membanggakan civitas akademika Universitas Jember. “prestasi ketiganya menunjukan pengakuan internasional terhadap kemampuan Universitas Jember” Kata Agung Purwanto, Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember. (NMY)

Nur Maulana Yusuf
Nur Maulana Yusuf
Lulusan Institut Pertanian Bogor yang tertarik dengan dunia media, teknologi, serta sosial ekonomi di Indonesia. Saat ini menjadi bagian dari Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI).

Leave a Reply