Rojak: Jaket Gunung dengan Sistem Pijatan dan Sensor Suhu Otomatis dari UGM
Jun 18, 2016
Kebangkitan Pelayanan Publik Melalui Inovasi Pelayanan Paspor
Jun 20, 2016

Leka: Teman Robot untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Perkembangan dunia robotik semakin canggih. Sudah banyak robot-robot diciptakan oleh para inovator untuk membantu pekerjaan manusia saat ini. Namun, bagaimana jika ada robot yang khusus diciptakan untuk bermain dengan manusia? Ya, itulah Leka!

leka-mathieu

ABK memainkan Leka via Techinsider

Leka adalah sebuah robot yang didesain khusus sebagai teman robotik bagi anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus untuk meningkatkan motivasi mereka dan menolong mereka dalam belajar, bermain, serta berkembang.

Leka diliris pada pertunjukkan penggunaan teknologi CES 2016 di Las Vegas. Leka dilengkapi dengan stimulasi sensor meliputi cahaya, getaran, dan juga suara.

Menurut pembuatnya, robot ini dapat menolong anak-anak berkebutuhan khusus seperti autis dan Down’s syndrome agar lebih mudah dalam belajar dan berinteraksi sosial.

Dilansir dalam Livescience, robot Leka ini memiliki bentuk seperti sebuah bola dan memiliki “wajah” yang bisa berganti-ganti ekspresi. Robot ini menggunakan suara, cahaya, dan warna untuk berinteraksi dengan penggunanya melalui beberapa permainan yang dapat meningkatkan kemampuan motorik dan kognitif penggunanya.

Dikutip dari Techinsider, ada sebuah permainan yang dirancang untuk Leka, yaitu Hide & Go, permainan ini serupa dengan petak umpet yang biasa kita lakukan saat kecil. Para orang tua akan menyembunyikan robot, lalu sang anak akan berusaha untuk menemukannya. Ketika sang anak berhasil, Leka akan bercahaya dan bergetar, matanya akan terbuka dengan menunjukkan ekspresi kebahagiaan.

Ada juga aplikasi Travelling Leka. Dengan aplikasi ini orangtua dapat meletakkan beberapa blok dengan warna berbeda-beda di sekitar ruangan dan selanjunya terserah kepada sang anak untuk memasangkan pancaran Leka ke warna yang mana. Jika sang anak menekan mainan tersebut ke blok yang tepat, maka Leka akan tersenyum dan memberikan penghargaan.

Biasanya anak-anak autis akan bergantung pada orangtua atau pengasuhnya untuk melakukan kegiatan-kegiatan sederhana seperti memakai pakaian atau bermain dengan anak-anak lain. Leka akan membantu anak-anak ini untuk belajar mengenai kemampuan-kemampuan dasar tersebut tanpa tekanan yang harus diterima orangtua untuk menjaga kesabarannya. (CR/Techinsider-LiveScience)

 

Cika Ramadini
Cika Ramadini

Mahasiswa UI tingkat kedua di jurusan Teknik Metalurgi dan Material. Sedang aktif dalam organisasi yang bergerak di bidang sosial pendidikan bernama Technique Informal School.

Leave a Reply