Merawat Gigi tak Perlu Repot, Onvi Tawarkan Sikat Gigi Pintar Berkamera Canggih
Jun 8, 2016
Setelah Berfotosintesis di Sepanjang Siang, Apakah Pohon Tidur di Malam Hari?
Jun 10, 2016

Keren! Jepang Ciptakan Hujan Meteor Buatan

Bintang Jatuh via redorbit.com

Bintang Jatuh via redorbit.com

Bintang Jatuh via redorbit.com

Bintang jatuh merupakan sebuah fenomena alam yang sudah sangat langka saat ini. Fenomena ini pun hanya dapat disaksikan di waktu dan tempat tertentu. Tidak semua belahan dunia dapat menyaksikan dan menikmati keindahan fenomena alam ini.

Namun, sebuah perusahaan startup asal Jepang mencoba untuk merealisasikan fenomena ini agar dapat disaksian pada waktu dan tempat yang kita inginkan. Perusahaan yang bernama Star ALE ini menamai proyeknya dengan sebutan “Sky Canvas”.

Dilansir dalam situs remi Star ALE, bintang jatuh alami terjadi ketika sebuah partikel di angkasa yang memiliki ukuran beberapa millimeter memasuki atmosfer Bumi dan terbakar begitu terang melewati sebuah proses yang disebut emisi plasma.

Star ALE akan meluncurkan sebuah satelit yang didalamnya terdapat sekitar 500-1000 “partikel sumber” yang akan menjadi bahan-bahan penghasil bintang jatuh. Ketika satelit telah stabil dalam orbitnya, partikel tersebut akan ditembakkan dengan menggunakan sebuah alat yang didesain secara khusus. Partikel ini akan masuk ke atmosfer sehingga akan terjadi emisi plasma. Emisi plasma dari partikel ini akan menjadi bintang jatuh yang dapat dilihat di Bumi.

Pada proyek ini, berbagai macam partikel sumber dapat diemisi secara kontinu. Hal ini membuat perusahaan Star ALE ini tidak hanya dapat membuat sebuah bintang jatuh, namun juga membuat begitu banyak fenomena bintang jatuh secara bersamaan. Fenomena ini biasa kita sebut dengan hujan meteor.

Star ALE dapat membuat bintang jatuh di seluruh belahan dunia. Sebuah bintang jatuh akan terbakar dengan terang di langit pada ketinggian antaran 60 sampai 80km. Untuk luas penglihatan di Bumi, bintang jatuh ini dapat diamati dalam area yang sangat luas, dalam radius sekitar 100km atau diameter sekitar 200km. Area ini 400 kali lebih luas daripada kembang api pada ketinggian 500m.

Bintang jatuh yang dimiliki oleh Star ALE dapat memancarkan sinar dengan berbagai warna yang berbeda. Berdasarkan prinsip kimia, pembakaran unsur-unsur yang berbeda akan memberikan cahaya hasil pembakaran yang berbeda-beda pula. Ini lah yang menjadi dasar Star ALE dalam menciptakan perbedaan warna bintang jatuh buatannya. Star ALE menggunakan beberapa unsur logam untuk menjadi partikel sumber yang dimuat dalam satelitnya.

Keunggulan lain dari bintang jatuh buatan Star ALE ini adalah kecepatan dan panjang lintasan dari bintang jatuh tersebut. Bintang jatuh buatan ini memiliki kecepatan yang lebih lama dibandingkan bintang jatuh alami. Panjang lintasannya pun lebih panjang dibandingkan panjang lintasan bintang jatuh alami. Keunggulan ini memungkinkan orang-orang untuk menikmati pertunjukan ini dalam kurun waktu yang lebih lama. (CR/global.star-ale.com)

Simak Videonya dibawah ini

Cika Ramadini
Cika Ramadini
Mahasiswa UI tingkat kedua di jurusan Teknik Metalurgi dan Material. Sedang aktif dalam organisasi yang bergerak di bidang sosial pendidikan bernama Technique Informal School.

Leave a Reply