Call for Contributor Penulis Artikel dan Opini Edisi Oktober
Oct 2, 2013
Energi dan Ketimpangan Pembangunan
Oct 10, 2013

Kendala Elektrifikasi Daerah Terpencil dan Solusi PLTMH

Sampai akhir tahun 2012 total kapasitas pembangkit listrik PLN di seluruh Indonesia mencapai 32 951.06 MW. Untuk menghasilkan kapasitas tersebut, penyumbang pasokan listrik terbesar berasal dari PLTU sebesar 43.99% disusul oleh PLTGU dan PLTA sebesar 26.75% dan 10.67%. Sektor pembangkit ketenagalistrikan di Indonesia saat ini masih didominasi oleh penggunaan bahan bakar fosil, khususnya batubara (Sutrisna 2012). 

energi

Gambar 1. Rasio kelistrikan nasional

Berdasarkan peta rasio kelistrikan nasional terlihat bahwa daerah yang memiliki rasio kelistrikan nasional paling kecil adalah daerah Indonesia Timur terutama Nusa Tenggara Timur yakni sebesar 29.10% pada tahun 2010 sedangkan sampai akhir tahun 2012 Pulau Papua menjadi wilayah dengan rasio elektrifukasi terendah yakni sebesar 35.89% (KESDM 2012).  Pada Pulau Jawa, hanya DKI Jakarta yang memiliki rasio kelistrikan 100%, sedang rata-rata daerah lainnya di Pulau Jawa adalah sebesar 69.5%.

Masalah elektrifikas di Indonesia saat ini diakibatkan pesatnya laju kebutuhan listrik yang belum mampu diimbangi dengan kemampuan PLN untuk memenuhi kebutuhan listrik. Selain itu, kendala yang dihadapi PLN dalam meningkatkan rasio kelistrikan didaerah adalah sulitnya menjangkau daerah-daerah terpencil akibat minimnya infrastruktur yang ada di daerah.

Infrastruktur jalan masih belum tersedia di desa-desa yang belum terjangkau listrik. Rendahnya ketersediaan jalan ini tidak hanya terdapat di wilayah timur Indonesia, namun juga desa di area pulau Jawa. Rasio elektrifikasi di Indonesia tahun 2012 telah mencapai 75.8% dan pada tahun 2013 direncanakan mencapai angka 77.8%, dimana kebutuhan energi listrik nasional tahun 2010-2019 dalam RUPTL PLN diperkirakan tumbuh rata-rata sebesar 9.2% per tahun.

Adanya kesulitan PLN untuk memenuhi listrik yang merata diseluruh Indoneisa yang menyebabkan masih adanya daerah yang belum teraliri listrik membuat salah satu wirausahawan sosial Ibu Tri Mumpuni Iskandar bersama suaminya Ir. Iskandar Budisaroso Kuntoadji mengembangkan energi berbasis tenaga mikrohidro di sejumlah tempat di Indonesia. Pembuatan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang semula digagas di Dusun Palanggaran dan Cicemet, Gunung Halimun, Sukabumi, Jawa Barat, kini telah menyebar dari Aceh hingga Kalimantan.

PLTMH yang dikembangkan Ibu Tri Mumpuni bermula dari melihat sumber air yang melimpah didesa-desa, namum belum ada kabel distribusi listrik di lokasi tersebut. Bermula dari potensi dan masalah tersebut Ibu Tri Mumpuni dan suaminya menyalurkan gagasan untuk membuat pembangkit listik tenaga air kepada pemerintah desa setempat dengan memanfaatkan aliran sungai untuk menghasilkan listrik dari sebuah turbin.

Sosial entreprenership yang dikembangkan Ibu Tri Mumpuni membuat masyarakat tidak hanya memperoleh listrik namun juga dapat membangun ekonominya. Pembangkit mikrohidro yang dibangun kemudian dikelola bersama masyarakat setempat dengan membentuk koperasi. Seperti dikutip dari Wirasapati (2013), menurut Ibu Tri Mumpuni seorang wirausahawan sosial (social entrepreneur) harus mengerti bahwa hidup merupakan persoalan berbagi, karena ia sadar bahwa kompleksitas permasalahan sosial terjadi karena banyak orang yang melakukan akumulasi modal.

Ibu Tri Mumpuni yang juga merupakan CEO IBEKA (Inisiatif Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan), sebuah LSM yang bergerak dalam pemberdayaan masyarakat terus mengembangkan PLTMH diberbagai wilayah. Hingga saat ini terdapat tidak kurang dari 65 proyek pembangunan PLTMH tersebar diseluruh Indonesia. Baru-baru ini Ibu Tri Mumpuni mendapatkan penghargaan Indonesian Women of Change Award dari  Duta Besar AS untuk Indonesia, Scot Marciel, untuk kategori perubahan iklim dan lingkungan. Tak hanya itu sebelumnya Ibu Tri Mumpuni telah meraih berbagai apresiasi atas usahanya diantaranya Climate Hero dari World Wildlife Fund for Nature (2005), Fellow Ashoka (2006), tokoh Pengembangan Energi Terbarukan dan Penghematan Energi (2007), Pendekar Lingkungan Hidup RI (2008), Tokoh Majalah Tempo (2006), Tokoh Perubahan 2009 Harian Republika, dan 1 Among 99 Most Powerful Woman in Asia dari Globe Asia Magazine.

 

Referensi:

http://ibeka.netsains.net/

Anonim. 2013. Rasio elektrifikasi. http://prokum.esdm.go.id/Publikasi/Statistik/Statistik%20Listrik_2012.pdf. Diunduh pada 7 Oktober 2013

Anonim.2012. Semangat elektrifikasi. http://listrikindonesia.com/semangat_elektrifikasi_2012__179.htm. Diunduh pada 7 Oktober 2013

Sutrisna KF. 2012. Kondisi Kelistrikan Indonesia. http://indone5ia.wordpress.com/2011/05/14/kondisi-kelistrikan-indonesia/.Diunduh pada 7 Oktober 2013

Wiraspati R. 2013. Tri Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro. http://swa.co.id/profile/tri-bangun-pembangkit-listrik-tenaga-mikrohidro. Diunduh pada 7 Oktober 2013

Sumber ilustrasi: http://energitoday.com/uploads//2013/01/listrik-maluku.jpg

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi
BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

Leave a Reply