Beranda Inovasi Official Call for Contributor (Penulis Artikel dan Opini) Edisi: Maret 2013
Mar 7, 2013
Kemiskinan Petani di Balik Kebijakan Impor Bahan Pangan
Mar 11, 2013

Ketahanan, Kemandirian, dan Kedaulatan Pangan

Glad-Corn-300Definisi pangan menurut UU No. 18 Tahun 2012 adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan, dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan Pangan, bahan baku Pangan, dan bahan lainnya yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, dan/atau pembuatan makanan atau minuman.

Pangan sangat berkaitan dengan keberlangsungan hidup manusia. Kurangnya ketersediaan pangan yang mencukupi kebutuhan masyarakat dalam suatu negara akan mengakibatkan menurunya kesejahteraan hidup, penyakit, kelaparan, bahkan bencana. Selain itu, peringatan akan perubahan kondisi iklim global telah mengganggu pertumbuhan harga pangan sehingga terjadi potensi kenaikan harga pada beberapa komoditas. Bahkan beberapa lembaga internasional telah memberikan peringatan dini tentang adanya fluktuasi harga pangan, sehingga, ketahanan pangan (food security), kemandirian panganm (food self-help) , dan kedaulatan pangan (food souverenity) nasional penting untuk digalakan.

Ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan pangan memiliki definisinya sendiri. Ketahanan Pangan adalah kondisi terpenuhinya Pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya Pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan.

Kemandirian Pangan adalah kemampuan negara dan bangsa dalam memproduksi Pangan yang beraneka ragam dari dalam negeri yang dapat menjamin pemenuhan kebutuhan Pangan yang cukup sampai di tingkat perseorangan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam, manusia, sosial, ekonomi, dan kearifan lokal secara bermartabat. Sedangkan, Kedaulatan Pangan adalah hak negara dan bangsa yang secara mandiri menentukan kebijakan Pangan yang menjamin hak atas Pangan bagi rakyat dan yang memberikan hak bagi masyarakat untuk menentukan sistem Pangan yang sesuai dengan potensi sumber daya lokal. (UU No. 18 Tahun 2012).

Ketahanan pangan bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan. mengembangkan diversifikasi pangan, mengembangkan kelembagaan pangan, dan mengembangkan usaha pegelolaan pangan. Untuk itu, terdapat beberapa indikator terwujudnya ketahanan pangan yang kokoh, diantaranya,

Ketersediaan pangan bagi masyarakat (food availability)

Dalam upaya membangun ketersediaan pangan bagi masyarakat dipandang perlu menggalakkan diversifikasi (penganekaragaman) pangan, melalui upaya penyediaan pangan yang beragam untuk memenuhi permintaan. Juga mendorong berkembangnya industri pangan berskala kecil, menengah dan besar di pedesaan maupun perkotaan. Diversifikasi pangan juga berorientasi sumberdaya lokal artinya memenuhi kebutuhan pangan beragam diutamakan dari produksi lokal sekaligus dapat memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi yang positif di daerahnya.

Keterjangkauan pangan oleh seluruh masyarakat (food accessibility)

Sebagai kebutuhan dasar manusia maka pemenuhan pangan merupakan hak asasi setiap rakyat Indonesia harus senantiasa tersedia cukup setiap waktu, aman, bermutu, bergizi, dan beragam dengan harga yang terjangkau oleh daya beli masyarakat. Selain itu, perlu ditumbuhkembangkan sistem ketahanan pangan yang berbasis pada keragaman baik sumberdaya bahan pangan, kelembagaan maupun budaya lokal.

Kelayakan untuk diterima konsumen (consumer acceptability)

Dalam kegiatan atau proses produksi pangan untuk dapat diedarkan atau diperdagangkan harus memenuhi ketentuan tentang sanitasi pangan, bahan tambahan pangan, residu cemaran, dan kemasan pangan. Hal lain yang patut diperhatikan oleh setiap orang yang memproduksi pangan. Pangan tertentu yang diperdagangkan dapat diwajibkan untuk terlebih dahulu diperiksa di laboratorium sebelum diedarkan. Dalam upaya meningkatkan kandungan gizi pangan olahan tertentu.

Kemanan untuk dikonsumsi (food safety)

Faktor yang tak kalah pentingnya adalah keamanan pangan. Yang dimaksud keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia.

Kesejahteraan masyarakat, keluarga dan perorangan (People’s welfare)

Ketahanan pangan yang dikembangkan dengan bertumpu pada keragaman sumberdaya bahan pangan merupakan faktor penting. Disamping itu didukung oleh kelembagaan dan budaya lokal/domestik; distribusi dan ketersediaan pangan mencapai seluruh wilayah; serta peningkatan pendapatan masyarakat agar mampu mangakses pangan secara berkelanjutan dengan memberdayakan pengusaha kecil, menengah dan koperasi agar lebih efisien, produktif dan berdaya saing dengan menciptakan iklim berusaha yang kondusif dan peluang usaha seluas luasnya.

Konsep Ketahanan pangan, kemandirian pangan, dan kedaulatan pangan menjadi kesatuan konsep dimana pangan dapat tersedia, terjangkau oleh daya bell, mampu dan aman dikonsumsi (Eriadi 2012). Serta dapat diproduksi secara menguntungkan oleh para pelaku ekonomi/petani dengan manajemen yang efisien yang terdistribusi secara baik ke seluruh wilayah di Negara Kepulauan yang memiliki lahan, sumberdaya alam dan penduduk yang sangat besar dan beragam. (RAP)

Referensi:

Deptan. 2013. Program Peningkatan Ketahanan Pangan. [Terhubung Berkala]. http://www.deptan.go.id/daerah_new/ntt/distan_ntt/keg.apbn_files/PROGRAM%20PENINGKATAN%20KETAHANAN%20PANGAN.htm. 8 Maret 2013.

Eriadi H. 2012. Peran Perekonomian Nasional Guna Ketahanan Pangan. [Terhubung Berkala]. http://hermawaneriadi.com/peran-perekonomian-nasional-guna-ketahanan-pangan/. 8 Maret 2013

Humas Deptan. 2012. Presiden Serukan Pentingnya Ketahanan dan Kemandirian Pangan Nasional. [Terhubung Berkala]. http://setjen.deptan.go.id/detailberita.php?id=447. 8 Maret 2013.

Putra IP, Ghozi M, Sudarto. 2008. Ketahanan Pangan Melalui Kearifan Lokal Di Desa Songgajah Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu Ntb. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian NTB.

UU No. 18 Tahun 2012

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi
BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

Leave a Reply