Kefir: Fakta Gizi dan Manfaatnya untuk Kesehatan
Aug 18, 2016
Mahasiswa Teknik UGM Ciptakan Sepeda Ontel dengan Transmisi Otomatis
Aug 22, 2016

Kabupaten Grobogan Buat Aplikasi Tani Niaga untuk Petani

Lahan Kedelai Kabupaten Grobogan via litbang.pertanian.go.id

Lahan Kedelai Kabupaten Grobogan via litbang.pertanian.go.id

Lahan Kedelai Kabupaten Grobogan via litbang.pertanian.go.id

Prihatin dengan anjloknya harga produk hasil pertanian saat musim panen dan ketergantungan petani terhadap tengkulak, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah meluncurkan inovasi brilian untuk membantu pemasaran hasil-hasil pertanian. Inovasi tersebut berupa aplikasi “Tani Niaga” yang dapat diakses mudah secara online.

Sebagai salah satu Kabupaten terluas di Jawa Tengah dengan banyak produk unggulan hasil pertanian, keluhan sering muncul dari kalangan petani terkait harga hasil pertanian yang tidak sesuai dengan yang diharapkan karena rantai tata niaga selama ini banyak dikuasai oleh tengkulak.

Tani Niaga diluncurkan secara resmi oleh Bupati Grobogan, Sri Sumarni, di aula Rumah Kedelai Grobogan (RKG) pada sabtu (13/8) dengan disaksikan oleh para pejabat pemerintahan daerah setempat serta perwakilan kelompok tani dari berbagai kecamatan.

Kepala Dinas Pertanian TPH Grobogan Ir. Edhie Sudaryanto, MM mengatakan bahwa aplikasi ini adalah sistem pemasaran hasil-hasil pertanian dengan aplikasi  android dan website yang mudah diakses melalui ponsel dan komputer. Aplikasi ini akan membantu petani untuk memasarkan hasil pertanian langsung kepada pembeli secara online sebelum panen.

Informasi produk hasil pertanian seperti lokasi, luas areal, nama petani, perkiraan produksi, kontak yang bisa dihubungi dan foto tanaman akan diunggah dalam aplikasi beberapa hari sebelum panen. “Dalam aplikasi tersebut nantinya calon pembeli dapat langsung menghubungi petani jika tertarik” Kata Ir. Edhie.

Aplikasi juga menyediakan menu informasi harga komoditas pertanian terbaru dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Grobogan. Menu informasi ini membuat petani dapat memantau dan mengetahui kondisi harga berbagai komoditas antar kecamatan.

Bupati Grobogan, Sri Sumarni mengatakan bahwa aplikasi dapat membuat produk pertanian dapat dipasarkan lebih luas dibanding dengan cara-cara konvensional. Selain itu, melalui aplikasi dimungkinkan petani mendapatkan pembeli dengan tawaran harga yang lebih tinggi.

Aplikasi ini juga dapat memotong rantai tata niaga menjadi lebih pendek serta menstabilkan harga saat panen raya dan memperluas jangkauan pasar. Tata Niaga dapat diunduh secara gratis di Play Store dengan semua data hasil pertanian yang telah diverifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan. (NMY)

Nur Maulana Yusuf
Nur Maulana Yusuf
Lulusan Institut Pertanian Bogor yang tertarik dengan dunia media, teknologi, serta sosial ekonomi di Indonesia. Saat ini menjadi bagian dari Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI).

Leave a Reply