Batas-Batas Keterbukaan Informasi Publik
Sep 15, 2014
Masa Depan Konvergensi Media di Era Cyber
Sep 17, 2014

Jail Phone Detector: Cegah Transaksi Narapidana di Penjara

BerandaInovasi.COM — Saat ini telepon seluler (ponsel) tak lagi dianggap barang mewah, bahkan telah menjadi kebutuhan masyarakat. Harga yang terjangkau juga membuat penggunaan ponsel menjamur di masyarakat hingga kalangan bawah. Bahkan izin dari pemerintah untuk memiliki ponsel di Indonesia tidak seketat negara-negara maju seperti Jepang. Namun tidak begitu dengan narapidana yang sedang menjalankan masa tahanan. Mereka tidak diizinkan untuk memiliki ponsel. Meski sudah dilarang, namun masih kerap terjadi kasus penggunaan ponsel di penjara.  

Lima mahasiswa Departemen Teknik Mesin dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor menemukan solusi menghadapi pelanggaran para narapidana. Mereka menciptakan Jail Phone Detector (JPD) yang dapat mendeteksi penggunaan ponsel. JPD dapat mengetahui keberadaan sinyal ponsel. Dilengkapi dengan penangkap sinyal, JPD dapat menangjap sinyak GSM, CDMA, bahkan handytalk saat ponsel digunakan untuk melakukan panggilan, SMS, dan mengakses internet.

JPD bekerja dalam tiga tahap. Tahap pertama, JPD menangkap sinyal ponsel yang berada dalam radius jangkauannya. Kedua, sinyal yang ditangkap akan diperkuat menggunakan amplifier. Ketiga, sinyal yang telah diperkuat akan diolah menjadi informasi berupa pesan “Sinyal handphone terdeteksi” yang ditampilkan pada layar LCD. Informasi yang diolah melalui mikrokontroler akan disimpan dalam sistem memori yang telah terintegrasi dengan sistem waktu. Petugas dapat mengetahui informasi jumlah aktivitas komunikasi perhari yang dilakukan oleh narapidana.

Inovatif! Dengan jangkauan 7-9 meter, alat ini juga bisa digunakan untuk menanggulangi kecurangan dalam ujian. (DWH)

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi

BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

Leave a Reply