Perkembangan Inovasi Budidaya Kedelai
Sep 24, 2012
Pengisian Baterai Mobil Listrik
Sep 27, 2012

Ironi Kedelai Di Negeri Tempe

Kondisi penyediaan kedelai Indonesia sangat mencemaskan.  Tetapi, bisa jadi, tidak banyak yang tahu bahwa bangsa indonesia harus membayar puluhan trilyun per tahun untuk membeli kedelai dari luar negeri. Jika pasokan kedelai dari luar negeri terganggu, maka tahu dan tempe akan menjadi makanan langka di Indonesia. Jadi, tidak mustahil jika suatu saat nanti tahu dan tempe menghilang dari meja makan bangsa Indonesia.

Dalam 5 bulan pertama tahun 2012 ini, Indonesia telah mengimpor 750,1 ribu ton kedelai dengan nilai US$ 424,2 juta. Impor terbesar datang dari Amerika Serikat, yaitu sebanyak 721,1 ribu ton dengan nilai US$ 401,6 juta.  Tahun 2011 lalu, impor kedelai mencapai 2,1 juta ton dari total konsumsi dalam negeri sekitar 3 juta ton. Nilai impor kedelali tahun 2011 tersebut mencapai US$ 2,5 miliar.  Sementara dalam  laporan BPS dinyatakan bahwa produksi kedelai nasional hanya sebesar 851 ribu ton dari lahan seluas 622 ribu hektar.

Untuk mengatasi masalah kedelai ini, pemerintah perlu mengambil langkah langkah komprehensif. Upaya peningkatan produktifitas kedelai menyangkut banyak sektor mulai dari penyediaan lahan yang sesuai, penyediaan bibit yang berkualitas, penyediaan pupuk yang tepat, budidaya yang baik, pengolahan pasca panen yang efektif, penataan tata niaga yang kondusif dan kebijakan perdagangan luar negeri yang memihak pada kepentingan nasional. Berbagai komponen pemerintah punya peran dalam menata mata rantai peningkatan produktifitas kedelai tersebut.

Banyak potensi nasional yang belum termanfaatkan secara maksimal.  Misalnya, para peneliti menyatakan telah berhasil mengembangkan benih kedelai sehingga mampu menghasilkan dari 2,3 juta ton per hektar. Namun di lapangan, rata rata produksi kedelai nasional masih jauh dari nilai tersebut. Pada tahun 2011 dilaporkan bahwa rata rata nasional produktifitas kedelai baru sebesar 1,4 ton per hektar. Untuk itu diperlukan koordinasi yang kuat agar seluruh potensi nasional dapat dirangkai sehingga optimal dalam meningkatkan produktifitas kedelai. Mudah mudahan berbagai pihak mau bekerja bersama untuk melahirkan sinergi dalam meningkatkan kemandirian, khususnya dalam masalah kedelai ini. (RA)

Sumber:
1. Berita Statistik BPS, No. 43/07/ Th. XV, 2 Juli 2012

2. Republika online, Kamis, 26 Juli 2012

3. http://finance.detik.com, Selasa, 25 September 2012

4. http://bisnis-jabar.com, 2 Februari 2012

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi

BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

Leave a Reply