Inovasi Aplikasi Mitigasi Bencana Tanah Longsor dari UGM
Aug 9, 2016
Fakta! Game Online Mampu Jadikan Siswa Lebih Cerdas
Aug 10, 2016

Inovasi Mahasiswa UGM: Aktuator Penggerak Robot di Masa Depan

topio_1530583b

Menurut wikipedia, robot adalah sebuah alat mekanik yang dapat melakukan tugas fisik, baik menggunakan pengawasan dan kontrol manusia, ataupun menggunakan program yang membuatnya memiliki kecerdasan artifisial. Kebanyakan robot digerakkan dengan sebuah sistem atau aktuator yang berbasis pada motor listrik.

Sayangnya, penggunaan aktuator berbasis motor listrik ini memiliki banyak keterbatasan, baik dari sisi ukuran dan bentuk, maupun dari sisi gerakannya. Selama ini, transmisi gerakan robot yang menggunakan aktuator berbasis motor listrik cukup kompleks, gerakannya juga kurang luwes, serta kurang terkontrol secara akurat.

Aktuator penggerak robot biasanya terbuat dari elemen keras sehingga berat dan menimbulkan suara bising. Karena itu, dibutuhkan suatu material lunak yang elastis dalam pengembangan teknologi untuk robot di masa depan. Sejauh ini, kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dengan menggunakan liquid crystal elastomer.

Bahan otot buatan sebagai aktuator penggerak robot ini sintesisnya sulit serta harganya sangat mahal. Kondisi tersebut menggerakkan lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan inovasi dengan membuat magnet elastik sebagai alternatif pengganti otot buatan yang bahannya lebih murah dan mudah didapat.

7252-mahasiswa-ugm-mengembangkan-otot-buatan-untuk-robot-dan-industri-otomotifFebrilian Dwi L., Arjun Prayoga Aji, Tanty Dwi Purwita, Yeti Rafitasari, serta Harry Miyosi S ialah lima mahasiswa Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM, yang melakukan penelitian secara intensif untuk menemukan alternatif komposisi material dari aktuator penggerak robot.

Komposisi material yang digunakan ialah berupa magnet elastis sehingga dinamakan MaLis. Aktuator penggerak robot hasil inovasi lima mahasiswa tersebut berbentuk semacam otot buatan. Di masa depan, otot buatan ini akan dapat bermanfaat untuk industri otomotif, berbagai perangkat elektronik, dan juga kesehatan.

7251-mahasiswa-ugm-mengembangkan-otot-buatan-untuk-robot-dan-industri-otomotifMenurut hasil penelitian yang mereka lakukan, MaLis memiliki ketahanan dan kemampuan maksimum dari campuran antara 50% gasket dan 50% serbuk magnet.

Bahan gasket merupakan bahan karet yang paling berpotensi untuk menjadi bahan otot buatan yang mampu menghasilkan pergerakan yang berkelanjutan dengan presisi dan akurasi yang tinggi. (UA)

Ulya Amaliya
Ulya Amaliya
After studying International Relations in Gadjah Mada University, she dedicated herself as NGO's officer of Social Research and Data Analysis in Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI).

Leave a Reply