Darurat Ketahanan Pangan & Energi Nasional
Apr 19, 2016
Mahasiswa Surabaya Kembangkan Obat Anti Kolesterol dari Ekstrak Apel Hijau
Apr 20, 2016

Inovasi Ini Atasi Manspread di Transportasi Publik

Guy taking up three seats on train via twitter.com

Kereta yang kamu naiki sedang tidak terlalu penuh. Kamu masuk kereta dalam keadaan sangat letih dan butuh tempat duduk. Namun sayangnya, kamu tetap tidak bisa duduk karena penumpang lainnya menempati ruang yang sangat lebar di kursi penumpang. Apakah kamu pernah mengalaminya?

Guy taking up three seats on train via twitter.com

Ada penumpang laki-laki yang duduk merentangkan kakinya dengan sangat lebar, ada pula perempuan yang meletakkan tas besarnya di kursi penumpang. Semua perilaku tidak menyenangkan tersebut tentu mengganggu penumpang lainnya, terutama karena menyita tempat yang seharusnya bisa dipergunakan untuk duduk.

Adanya orang-orang yang duduk terlalu lebar di transportasi publik memang terkesan sepele, namun sangat dekat dengan kehidupan. Banyak pihak memakluminya begitu saja. Tapi bagi sebagian orang, hal tersebut merupakan pelanggaran etika dalam penggunaan transportasi publik yang sangat mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.

Pada Maret 2015, aktor Tom Hanks tertangkap kamera menempati jatah kursi dua orang saat menaiki kereta bawah tanah di daerah New York. Foto dirinya menyebar luas di internet. Sebagian masyarakat mencemooh tindakannya, hingga Tom Hanks harus mengklarifikasi hal tersebut di sebuah talkshow, bahwa saat itu kereta sedang lengang dan ia hanya sedang menikmati perjalanan.

Manspreading”, demikian ungkapan yang merujuk pada kebiasaan laki-laki merentangkan kedua kakinya saat duduk di transportasi umum sehingga mempersempit ruang duduk bagi penumpang lainnya. Akibat banyak penumpang transportasi publik yang terganggu dengan kebiasaan itu, hashtag #manspread dengan diserta foto pelaku perilaku tersebut yang diambil diam-diam cukup marak di internet, terutama twitter. Penumpang yang mengeluhkan perilaku manspread pada umumnya ialah para perempuan.

Ladies using seats as bag holders via twitter.com

Ladies using seats as bag holders via twitter.com

Banyak laki-laki yang tersinggung dengan sindiran-sindiran serta keluhan-keluhan di sosial media mengenai kebiasaan #manspread, sehingga muncul perlawanan dari kaum lelaki yang menyindir dan mengeluhkan kebiasaan perempuan meletakkan tas besar di tempat duduk pada transportasi publik. Di dunia maya, sindiran dan keluhan ini biasa diiringi dengan hashtag #she-bagging.

Karena demikian marak dan sering dibahas, sejak Agustus 2015 ungkapan “manspread” tercatat dalam Kamus Online Oxford. Kata “manspread” ditambahkan sebagai 1 dari 1000 kosa kata baru di kamus, dengan makna: sitting with legs wide apart on public transport.

Manspread kemudian dianggap sebagai isu yang serius, terutama di negara-negara yang penduduknya banyak menggunakan transportasi publik untuk berpindah dari satu kota ke kota lainnya.

Jiyo Hong, seorang mahasiswa di Seoul, Korea Selatan, mencoba mengatasi masalah ini dengan inovasi sederhana. Hasil inovasi Jiyo Hong yang berupa Stiker Oranye kini populer di Korea Selatan. Stiker oranye telah digunakan di 2 dari 9 jalur kereta bawah tanah di Korea Selatan. Stiker ini mengatur letak kaki penumpang sehingga posisi duduknya tidak terlalu lebar dan merugikan penumpang lainnya. Jiyo Hong menyampaikan pesan bahwa meletakkan kaki di stiker akan membuat penumpang kereta lebih berbahagia. Kampanye yang sangat persuasif dan cukup menarik, bukan?

Apa saja masalah dalam transportasi publik di Indonesia? Tentunya, kamu juga dapat berinovasi dalam mencarikan solusinya! (UA)

Referensi:

http://www.themarysue.com/stop-the-spread/

http://www.bbc.com/news/uk-34070483

http://www.dailymail.co.uk/tvshowbiz/article-3009585/Tom-Hanks-defends-manspreading-subway-style-James-Corden-s-Late-Late-debut.html

Ulya Amaliya
Ulya Amaliya
After studying International Relations in Gadjah Mada University, she dedicated herself as NGO's officer of Social Research and Data Analysis in Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI).

Leave a Reply