Pengisian Baterai Mobil Listrik
Sep 27, 2012
Desa Mandiri Energi, Sebuah Pendekatan Menuju Indonesia Mandiri Energi
Oct 3, 2012

Indonesia Ladang Energi Terbarukan

Bahan Bakar Nabati (BBN) adalah bahan bakar dari sumber hayati. Berdasarkan laporan International Energy Agency (IEA) diprediksi bahwa pada tahun 2050 BBN dapat menurunkan kebutuhan bahan bakar minyak bumi sebanyak 20- 40%. Negara-negara maju dan negara-negara berkembang berlomba-lomba memproduksi BBN. Amerika Serikat, memanfaatkan lebih 20 persen produksi jagung untuk memproduksi BBN; India memproduksi BBN dari tebu, sementara negara-negara Asia Tenggara memproduksi BBN dari minyak kelapa sawit mentah (CPO).

Indonesia dengan sumber kekayaan alam yang sangat berlimpah berupaya memproduksi BBN tidak hanya dari kelapa sawit namun juga dari pohon jarak pagar serta berbagai sumber lain seperti ubi kayu, jagung, tebu, dan bahan pangan lainnya seperti dari jenis kacang-kacangan. Salah satu yang dikembangkan di Indonesia adalah Biodiesel.

Biodiesel merupakan energi alternatif pengganti solar yang terbuat dari minyak tumbuhan (nabati) dan memiliki sifat menyerupai minyak diesel atau solar. Komoditas perkebunan penghasil minyak nabati di Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku biodiesel cukup banyak, diantaranya minyak kelapa sawit (CPO), minyak kelapa (Coconut Oil), dan minyak jarak pagar (Jatropha Oil). Proses pembuatan biodiesel dilakukan dengan mereaksikan minyak tanaman dengan alkohol menggunakan zat basa sebagai katalis pada suhu dan komposisi tertentu. Proses reaksi kimia di atas biasa disebut dengan proses transesterifikasi.

Menurut wakil ketua Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia, Immanuel Sutarto, menuturkan bahwa Indonesia memiliki banyak potensi untuk bahan baku BBN. Produksi CPO pada tahun 2011 sebanyak 22,5 juta ton. Di antaranya 5 juta ton dipakai di dalam negeri untuk industri dan bahan makanan, sebagian kecil untuk biodiesel. Selain itu, terdapat bahan baku lain untuk biodiesel diantaranya, Jarak, Kelapa, Mikroalga. Kemudian bahan baku untuk bioetanol yakni Tebu, Singkong, Sorghum, dan lain-lain. (RAP)

 

Sumber:

IEA. 2011. Technology RoadmapCarbon Capture and Storage in Industrial Applications. Rio de Janeiro, Brazil.

Redaksi Majalah Teknopreneur. 2012. Dari Kebun ke Landasan Jet. Majalah Teknopreneur: Jakarta

Redaksi Majalah Teknopreneur. 2012. Pasar Eropa Menanti Indonesia. Majalah Teknopreneur: Jakarta

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi

BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

Leave a Reply