Penemuan ini Mirip dengan Kendaraan di Film Star Wars
Dec 16, 2015
Nge-charge Handphone dengan Bersepeda
Dec 18, 2015

Ilmuwan Berusaha Mewujudkan 8 Hal Fiksi di Star Wars Ini Menjadi Fakta Ilmiah

Dok: schmoesknow.com

Pekan ini Film legendaris yang bertema luar angkasa paling dinanti sudah menghiasi bioskop-bioskop di seluruh dunia. Kemeriahan Star Wars VII: The Force Awakens menjadi headline pemberitaan di banyak media. Saat ini, setelah hampir 40 tahun film pertama Star Wars diluncurkan, ilmuwan telah berupaya untuk mewujudkan beberapa hal di film fiksi Star Wars menjadi sebuah fakta ilmiah. Berikut ulasannya

  1. EXOPLANETS

Kiri: Kepler 16-b, Kanan: Tatooine

Kiri: Kepler 16-b, Kanan: Tatooine

Pusat plot dari film Star Wars adalah sejumlah besar planet yang terhubung dengan galaksi yang besar di luar tata surya kita (exoplanets). Tahun 1995 akhirnya ditemukan planet di luar tata surya yang pertama. Saat ini, lebih dari 2.000 exoplanets telah ditemukan. Tahun 2011, teleskop luar angkasa NASA –Kepler- menemukan planet pertama yang mengorbit dua matahari yang dijuluki Kepler 16-b. Persis dengan rumah planet fiksi Luke Skylewalker, Tatooine.

  1. HYPERSPACE

Kiri: Hyperspace Star Wars, Kanan: ilustrasi warp drive (NASA)

Kiri: Hyperspace Star Wars, Kanan: ilustrasi warp drive (NASA)

Millenium Falcon, Pesawat luar angkasa Han Solo mampu terbang cepat di sistem tata surya yang berjarak jutaan tahunan cahaya. Teknologi di Star Wars yang dapat melompat intergalaksi ini dinamai Hyperspace. Ide hyperspace atau perjalanan yang lebih cepat dari kecepatan cahaya/faster-than-light (FTL) Travel ini telah dikembangkan para ilmuwan. Awal tahun ini, laboratorium yang disebut Eagleworks, berbasis di NASA Johnson Space Center di Houston, Texas, mengklaim telah menciptakan warp drive yang dapat membuat distorsi spasial dalam ruang hampa dan membuka “pintu” ke tempat lain. Walaupun begitu, Eric Davis, fisikawan yang meneliti tentang FTL menegaskan kepada LiveScience bahwa ini hanya konsep teoritis yang spekulatif dan tidak ada teknologi yang bisa dibayangkan untuk melaksanakannya.

  1. SPEEDERS

Kiri: Aerofex, Kanan: Speeders

Kiri: Aerofex, Kanan: Speeders

Alat transportasi futuristik dalam Star Wars yang dinamai Speeders saat ini sudah dikembangkan oleh beberapa perusahaan teknologi. Aerofex, sebuah perusahaan startup yang berbasis di California, mengembangkan kendaraan Aero-X yang bisa terbang pada 45 mph (72 km/jam) hingga 10 kaki (3 meter) dari tanah dan diproyeksikan dapat mencapai kecepatan lebih dari 170 mph (274 km/jam) pada ketinggian yang sama seperti helikopter. Tapi sabar dulu, saat ini kendaraan tersebut masih dalam tahap desain.

  1. DROIDS

Kiri: droid, Kanan: DARPA's RC

Kiri: droid, Kanan: DARPA’s RC

Penggemar Star Wars sudah pasti mengenal Droid. Ya, robot multifungsi yang dapat menjadi pelayan pribadi, teknisi, bahkan tentara. Tahun ini, banyak robot berkompetisi di AS Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) Robotics Challenge. Robot-robot humanoid diberi tantangan yang kompleks. Termasuk mengendarai kendaraan, membuka pintu, memanjat tangga dan mematikan katup. Semuanya berjalan dengan baik. Namun setiap robot masih membutuhkan manusia sebagai operatornya. “Bagian yang sulit adalah kecerdasan buatan,” kata Jerry Pratt. Seorang ahli algoritma yang berkompetisi di ajang tersebut

  1. LIGHTSABERS

Atas: Lightsabers, Bawah: Laser weapon system US Navy

Atas: Lightsabers, Bawah: Laser weapon system US Navy

Benda paling Star Wars Banget adalah Lightsabers. Sejenis senjata pedang yang bercahaya mirip laser. Para ahli mengatakan, membuat benda itu di dunia nyata hampir tidak mungkin. Namun, Angkatan Laut Amerika Serikat telah menunjukkan senjata laser berbasis kapal yang mampu menembak drone dari langit dan melumpuhkan kapal kecil. Musim panas ini, Angkatan Udara AS mulai menguji senjata laser berbasis lain yang 5x lebih kuat dan ukurannya cukup kecil. Walaupun tidak mirip Lightsaber, namun ide pembuatannya dapat dikatakan sama.

  1. TRACTOR BEAMS

Atas: Millenium Falcon, Bawah: Real life-tractor beam

Atas: Millenium Falcon, Bawah: Real life-tractor beam

Tractor Beams merupakan medan energi tak terlihat dalam Star Wars yang dapat mengambil, menjebak dan memindahkan objek. Beberapa bulan yang lalu, sebuah tim dari University of Bristol Inggris menunjukkan bahwa suara bisa menyaingi cahaya sebagai sumber Tractor Beams masa depan. Para peneliti menggunakan urutan yang tepat dari gelombang suara yang bersumber dari berbagai pengeras suara kecil untuk menciptakan daerah bertekanan rendah yang efektif untuk melawan gravitasi dan membuat bola kecil dari polystyrene melayang di udara. Bola tersebut kemudian bisa ditarik, didorong dan berputar dengan hanya menggunakan gelombang suara.

  1. HOLOGRAM

Kiri: Princess Lea's Message, Kanan: Hologram HP Labs

Kiri: Princess Lea’s Message, Kanan: Hologram HP Labs

Ketika terjebak dalam Tractor Beam pada pesawat Destroyer Imperial Star dan menghadapi kemungkinan negatif, tidak ada cara yang lebih baik untuk mengirim pesan darurat kecuali melalui pesan hologram. Sekarang, Peneliti dari Hewlett-Packard (HP) Laboratories telah mengembangkan teknologi layar holografik untuk perangkat mobile. Gambar tidak hanya berbentuk tiga dimensi, namun dapat juga menunjukan objek dari sudut yang berbeda. Mengagumkan bukan?

  1. THE FORCE

Jedi

Jedi

Konsep The Force atau semacam “kekuatan magis” adalah sesuatu yang tak bisa lepas dari Star Wars. Jedi memiliki kekuatan magis yang melatarbelakangi pertempuran antara kubu baik dan jahat. Awal tahun ini, para peneliti di Large Hadron Collider mengumumkan mereka telah menemukan bukti tegas yang pertama terkait fenomena The Force, sang juru bicara berkata, “Sangat mengesankan, hasil ini.” Sayangnya pernyataan tersebut hanya lelucon saja. Mungkin suatu saat para ilmuwan bisa benar-benar membuktikan mengenai konsep The Force.

(NMY/LiveScience.com)

Nur Maulana Yusuf
Nur Maulana Yusuf
Lulusan Institut Pertanian Bogor yang tertarik dengan dunia media, teknologi, serta sosial ekonomi di Indonesia. Saat ini menjadi bagian dari Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI).

Leave a Reply