Plastik berbahan tapioka
Ecoplas, Plastik Ramah Lingkungan Berbahan Dasar Tapioka
May 22, 2015
Belajar dari Air
May 27, 2015

Hal Penting Buat Kamu pengguna Motor dan Mobil

Beranda MITI Artikel Hal Penting Buat Kamu Pengguna Motor dan Mobil

Memiliki Sepeda motor merupakan hal yang wajar dan biasa untuk seluruh masyarakat Indonesia. Sampai tahun 2015 hampir semua masyarakat mempunyai alat transportasi ini di setiap rumah masing-masing. Bahkan di pedesaaan anak kecil berusia sepuluh tahun sudah bisa mengendarai sepeda motor. Bagitu juga dengan perkembangan mobil pribadi untuk golongan menengah keatas. Pertumbuhan ekonomi yang cepat, urbanisasi, dan perubahan gaya hidup telah mengakibatkan kepemilikan kendaraan bermotor pribadi menjadi berkembang pesat. Pertumbuhan tersebut dapat menyebabkan perubahan drastis dalam sistem transportasi dan perilaku perjalanan. Tingginya angka kepemilikan sepeda motor di Indonesia disebabkan oleh budaya konsumtif masyarakat yang semakin hari semakin meningkat .

Beranda MITI Artikel Hal Penting Buat Kamu Pengguna Motor dan Mobil

Posisi Jumlah Kendaraan Indonesia dengan Negara Lain

Data Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia mencatat, jumlah kendaraan yang masih beroperasi di seluruh Indonesia pada 2013 mencapai 104,211 juta unit, naik 11 persen dari tahun sebelumnya (2012) yang sebesar 94,299 juta unit. Populasi terbanyak masih disumbang oleh sepeda motor dengan jumlah 86,253 juta unit di seluruh Indonesia, naik 11 persen dari tahun sebelumnya 77,755 juta unit dan Jumlah terbesar kedua disumbang mobil pribadi dengan 10,54 juta unit, juga naik 11 persen dari tahun sebelumnya 9,524 juta unit.

Besarnya jumlah kendaraan pribadi akan sangat berdampak terhadap penggunaan bahan bakar minyak yang ada di Indonesia. Selain itu, semakin meningkatnya jumlah penduduk akan berpengaruh terhadap pembelian transportasi. Sehingga upaya penghematan oleh setiap masyarakat merupakan hal yang harus dilakukan untuk mengurangi penggunaan BBM. Bingung bagaimana melakukan penghematan BBM di motor atau mobil ?

Beranda MITI Artikel Hal Penting Buat Kamu Pengguna Motor dan Mobil

Gerakan Irit BBM Nasional

Berikut bagi kamu pengguna sepeda motor ( 110 cc ), empat ( 4 ) hal yang dapat kamu jadikan referensi  untuk hemat BBM :

  1. Memanaskan Mesin

Pada saat pemakaian awal sepeda motor maka perlu dilakukan pemanasan terhadap mesin tentunya dengan benar. Nah tahukah kamu berapa estimasi uang yang dihabiskan hanya untuk hal ini ?  Konsumsi Bensin/ premium 0,003 liter per menit untuk pemanasan mesin dengan asumsi pemanasan mesin lima menit per hari .Perkiraan biaya pemakaian BBM sebesar Rp 3.300/bulan.

  1. Mengendarai Mesin dengan agresif

Sudah menjadi hal yang biasa mengendarai motor dengan agresif ( ngebut ) apalagi dengan kondisi jalan yang lengang. Tetapi tahukah kamu kalau cara berkendara agresif boros akan BBM ? Konsumsi bensin 0,03 liter per km dengan ssumsi jarak mengemudi 30 km per hari  maka akan diperkiraan biaya pemakaian BBM Rp 197.100/bulan.

  1. Mengendarai dengan halus

Coba bandingkan dengan mengendarai sepeda motor secara halus dan santai, maka kamu akan menghbiskan bensin 0,02 liter per km dengan asumsi jarak mengemudi 30 km per hari maka Perkiraan biaya pemakaian BBM sebesar Rp131.400/bulan.

  1. Memainkan gas saat berhenti di lampu merah

Nih bagi kamu yang sering mainan gas saat berhenti di lampu merah, secara tidak sengaja kamu bisa dikatakan boros terhadap pemakaian BBM karena diperkirakan membutuhkan konsumsi bensin 0,012 liter per menit dengan asumsi total lampu merah lima menit per hari sehingga perkiraan biaya pemakaian BBM Rp 13.140/bulan. Hal ini bisa berubah ketika kemacetan panjang.

Berikut bagi kamu pengguna Mobil terutama mobil keluarga, Lima ( 5 ) hal yang dapat kamu jadikan referensi  untuk hemat BBM :

  1. Memanaskan mesin

Sama halnya dengan pemanasan pada mesin sepeda motor, pada mobil dibutuhkan  Konsumsi Bensin/ premium 0,018 liter per menit dengan asumsi pemanasan mesin lima menit per hari sehingga akan diperkiraan biaya pemakaian BBM sebesar Rp 19.710 /bulan.

  1. Mengendarai Mesin dengan agresif

Mengendarai mobil secara agresif selain boros BBM juga berbahaya buat orang lain  sehingga hal itu bisa dikurangin. Karena kamu akan habis konsumsi bensin sebesar 0,125 liter per km dengan asumsi jarak mengemudi 30 km per hari maka kamu diperkiraan biaya pemakaian BBM Rp.821.250/bulan. Wow, gede juga.

  1. Bandingkan dengan Mengendarai dengan halus

Banyak hal menarik yang bisa kita dapatkan dari cara mengendarai mobil dengan santai dan halus seperti ketenangan dan keamanan. Selain itu, untuk konsumsi bensin diperkirakan  0,065 liter per km dengan ssumsi jarak mengemudi 30 km per hari sehingga diperkiraan biaya pemakaian BBM bisa berkurang menjadi  Rp.427.050/bulan.

  1. Memainkan gas saat berhenti di lampu merah

Memainkan gas pada mobil lebih berbahaya dibandingan pada sepeda motor. Selain energi yang dibutuhkan lebih besar  juga boros bensin sekitar  0,025 liter per menit dengan asumsi total lampu merah lima menit per hari dan diperkiraan biaya pemakaian BBM Rp.27.375/bulan.

  1. Menunggu di dalam mobil dengan AC di nyalakan

Inilah merupakan kebiasaan yang paling banyak menyedot penggunaan BBM pada mobil. Masifnya penggunaan AC akan berdampak pada konsumsi bensin yang cukup besar yaitu sekitar 0,01 liter per menit dengan asumsi total lampu merah 10 menit per hari sehingga diperkiraan biaya pemakaian BBM Rp.22.000/bulan.

Semua perhitungan diatas mengunakan standar harga premium sekarang yaitu Rp 7.300 / liter dengan asumsi pemakaian per bulan selama 30 hari. Biaya konsumsi BBM diatas berbeda-beda berdsarakan tipe , ukuran , kapasitas, dan merk dari kendaraan bermotor serta jenis bahan bakar yang digunakan.  Hal ini tentunya bisa menjadi referensi bagi kita semua untuk bersama-sama menghemat BBM terutama bijak dalam penggunaan sepeda motor dan mobil, karena pada sektor ini pemakaian BBM sangat dan paling besar.

Referensi :

Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi.Hemat BBM.2014. Kementerian ESDM : Jakarta.

Korps Kepolisian Republik Indonesia .2013. Data Statistik Kendaraan di Indonesia.Jakarta.

Leave a Reply