Google Tunjuk Ilmuwan untuk Kembangkan Alat Pendeteksi Kanker. Bagaimana dengan Indonesia?
Oct 30, 2014
5 Bahan Bakar Alternatif Pengganti BBM
Nov 21, 2014

Edukasi Pemanasan Global dan Perubahan Iklim melalui Permainan Kreatif Kartu Interaktif “Serial Komet”

BerandaInovasi.COM — Pemanasan global merupakan fenomena peningkatan temperatur rata-rata permukaan bumi. Berdasarkan analisis geologi, temperatur planet bumi telah meningkat beberapa derajat dibanding 20.000 tahun yang lalu ketika zaman salju gletser. Dalam waktu 70 tahun sejak tahun 1940, suhu udara rata-rata di muka bumi mengalami kenaikan sekitar 0,5 0C. IPCC (Intergovernmental Panel of Climate Change) mencatat bahwa temperatur rata-rata global telah meningkat sebesar 0,780 C selama periode 100 tahun terakhir (1905-2005). Peningkatan temperatur rata-rata yang kian meninggi inilah yang dikenal dengan istilah pemanasan global atau global warming.

Berbagai dampak negatif telah ditimbulkan akibat global warming. Perubahan iklim yang terjadi akibat pemanasan global akan meningkatkan berbagai macam penyakit terhadap manusia, juga akan berpengaruh langsung terhadap ketahanan pangan karena tumbuhan terganggu. Selain itu, perubahan iklim juga berdampak negatif pada kehidupan di daerah pesisir pantai karena gelombang pasang dan banjir yang sering terjadi, hujan lebat, badai, kekeringan yang silih berganti, sulitnya ketersediaan air bersih, serta penyebaran berbagai penyakit.

100_8258

Dampak pemanasan global terhadap manusia tidak hanya terbatas pada orang dewasa saja. Anak-anak juga menerima dampak serupa yang dialami oleh kebanyakan orang. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah upaya pengabdian masyarakat yang bergerak di bidang pendidikan tentang pemanasan global tersebut kepada anak-anak. Dewasa ini telah dicanangkan gaya hidup hijau atau go green yang berarti suatu tindakan atau gaya hidup berpola ramah lingkungan. Gaya hidup yang selaras dengan alam tersebut diharapkan akan membantu mengurangi pemanasan global dengan cara mengurangi pelepasan gas-gas rumah kaca dan mencegah pencemaran udara di atmosfer.

“Serial Komet” adalah sebuah permainan kartu interaktif yang ditujukan khusus untuk anak-anak setingkat sekolah dasar. Kumpulan kartu yang berisi gambar dan pertanyaan tersebut dibuat untuk menambah wawasan anak-anak ataupun siswa sekolah dasar dalam memahami fenomena pemanasan global maupun perubahan iklim secara umum. Permainan kartu menjadi salah satu media yang cukup efektif karena anak-anak pada usia tersebut lebih mahir pada pemahaman visual, hal-hal umum dan mendasar, serta hal yang berbau permainan namun sarat esensi. Permainan kartu ini berisi tentang pengetahuan terkait pemanasan global yang terjadi di muka bumi akhir-akhir ini, langkah mitigasi maupun adaptasi, serta penanaman mindset kesadaran untuk menjaga lingkungan sekitar yang dimulai dari hal-hal kecil. Permainan “Serial Komet” terdiri dari sebuah bumi dan beberapa manusia yang akan berinteraksi pada lingkaran permainan. Permainan ini akan berakhir dengan seorang pemenang yang disebut duta “Serial Komet” yang pada akhirnya akan mengajak seluruh pemain untuk melakukan sebuah kebaikan seperti menanam pohon, membuang sampah pada tempatnya, ataupun memilah sampah.

“Serial Komet” adalah sebuah ide kreatif yang diciptakan oleh Ikrom Mustofa dan tim (Alvin Gustomy, M. Hakim Nur Huda, Nihayatuz Zulfa, dan Siti Khoiri Inayah). Pada awalnya ini adalah sebuah program kreativitas mahasiswa pengabdian masyarakat (PKM-M) yang didanai oleh Direktorat Pendidikan Tinggi. Program ini awalnya dilakukan di Sekolah Dasar sekitar kampus Institut Pertanian Bogor. Setelah sukses dengan program tersebut, kemudian “Serial Komet” diikutkan dalam kompetisi Genesys Japan Foundation terkait dengan mitigasi bencana, dan mendapat predikat sebagai finalis. Tidak hanya itu, “Serial Komet” juga sukses menjadi finalis kompetisi Climate Smart Leaders Emil Salim Award tingkat Nasional yang diwakili oleh Alvin Gustomy. Saat ini, Serial Komet tengah disiapkan dalam Proyek Duta Indonesian Youth Conference sebagai duta dari Provinsi Riau yang diwakili oleh Ikrom Mustofa.

Proyek lingkungan dan pengembangan masyarakat ini sejatinya tidak boleh berhenti sampai disini. Tim dan beberapa pihak lain selalu memberikan dukungan untuk menjadikan Serial Komet ini lebih luas lagi jangkauannya. Salah satu target utama kami sebagai tim Serial Komet adalah memperbaharui isi dari permainan sehingga lebih interaktif dan edukatif. Selain itu, penguatan stakeholder dan perluasan network, sponsor, serta mediapartner merupakan kunci utama untuk memperkenalkan “Serial Komet” pada berbagai lapisan masyarakat di berbagai daerah. Harapan tim “Serial Komet” pada jangka yang panjang adalah terciptanya pola pikir anak-anak yang lebih peka terhadap lingkungan melalui berbagai pengetahuan dan edukasi yang disajikan dalam permainan ini.

Pustaka:

Subandono, Diposaptono, dkk. 2013. Menyiasati Perubahan Iklim di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. Bogor: Sains Press.

————

Sahabat Beranda punya inovasi? PKM, usaha kreatif, penelitian, atau hal inovatif dan unik lainnya disekeliling Sahabat? Mau inovasi Sahabat dikenal ke seluruh penjuru dunia sekaligus belajar menjadi jurnalis? Ayo kirimkan segera cerita tentang inovasi yang Sahabat Beranda miliki ke kolom Lintas Inovasi di website Beranda Inovasi. Kirim ke [email protected] dengan subjek ‘Lintas Inovasi_Judul Berita_Nama’. Dengan jaringan luas yang kami miliki, mari kita bersama jembatani inovasi teknologi.
Salam kontribusi!!!
Ikrom Mustofa
Ikrom Mustofa
Mahasiswa tingkat akhir di IPB, memiliki hobi menulis dan saat ini telah menulis satu buku kumpulan prosa berjudul 'Sebuah Warna'. Tergabung sebagai volunteer di World Youth Foundation.

1 Comment

Leave a Reply