Tanivolusi: Menuju Era Pertanian Kreatif
Oct 21, 2014
Google Tunjuk Ilmuwan untuk Kembangkan Alat Pendeteksi Kanker. Bagaimana dengan Indonesia?
Oct 30, 2014

Eco Splash Tank: Belajar Berinovasi untuk Bantu Petani

Uji coba Eco Splash Tank memudahkan pekerjaan petani.

Uji coba Eco Splash Tank memudahkan pekerjaan petani.

Uji coba Eco Splash Tank memudahkan pekerjaan petani.

BerandaInovasi.COM — Alat sprayer dan aplikator (penyemprot dan penyiram) untuk tanaman hortikultura ini merupakan inovasi terbaru dari mahasiswa IPB. Kawan seperjuangan di Fakultas Teknologi Pertanian IPB, Andi Ismanto, Hendi Okta Kurniawan, Muhammad Fendi Wiranata (2012) dan Bayu Wicaksono (2011). Jika ditanya untuk apa membuat alat ini, mereka selalu menjawab  “kami ingin belajar berinovasi untuk membantu petani”.

Hendi (20) menjelaskan semangatnya berkarya  terinspirasi dari sang proklamator, “Soekarno pernah berpidato di depan para pemuda dan masyarakat, dan ketika ketika itu rasanya kami merinding, tuturnya begini ‘Pemikiran, tindakan dan karya adalah indikasi bangsa yang merdeka. Apa Karyamu? Apa Kontribusimu?’ Jadi kami ingin berkarya melalui ilmu kami, bukankah sebaik baiknya orang adalah yang bermanfaat bagi orang lain.”

Dilatar belakangi oleh proses budidaya pertanian yang cukup lama, anggota UKM Keilmiahan FORCES IPB ini mencoba berinovasi untuk memudahkan petani. Alat semprot dan siram menggunakan energi sel surya ini mereka ciptakan sebab di Pulau Jawa pun masih banyak daerah pertanian produktif namun belum teraliri listik, apalagi di luar Pulau Jawa.

Prototype Eco Splash Tank

Prototype Eco Splash Tank

Alat ini mengunakan 1 roda mirip ‘angkong’ atau sorong dan dapat menambahkan kapasitas tanki hingga 30 liter dari biasanya hanya 15 liter. Bahkan secara beban yang diterima badan alat ini lebih ringan, tanpa ‘ngendong’, tanpa mompa manual, dan tanpa BBM. Alat ini hanya perlu diletakkan di pematang sawah, selanjutnya petani dapat memanjangkan dan masuk kebedengan. “Untuk panel surya prinsipnya, radiasi sinar matahari disimpan ke dalam panel surya yang ditempatkan di bagian depan pada sebuah rangka,” tutur Hendi.

Satu kali charge membutuhkan hingga sembilan-sepuluh jam. Proses pengisian baterai (charge) alat yang diberi nama Eco Splash Tank ini dapat dilakukan selama sinar matahari ada.  Akan lebih cepat jika cuaca semakin panas. Sekali charger dapat menyalakan alat hingga lebih dari 7 jam.

Eco Splash Tank sudah di terapkan di berbagai mitra di Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur dan di Kecamatan Dramaga, Bogor, Jawa Barat. (Hendi Okta Kurniawan/DWH-Ed)

————

Sahabat Beranda punya inovasi? PKM, usaha kreatif, penelitian, atau hal inovatif dan unik lainnya disekeliling Sahabat? Mau inovasi Sahabat dikenal ke seluruh penjuru dunia sekaligus belajar menjadi jurnalis? Ayo kirimkan segera cerita tentang inovasi yang Sahabat Beranda miliki ke kolom Lintas Inovasi di website Beranda Inovasi. Kirim ke [email protected] dengan subjek ‘Lintas Inovasi_Judul Berita_Nama’. Dengan jaringan luas yang kami miliki, mari kita bersama jembatani inovasi teknologi.
Salam kontribusi!!!
Beranda Inovasi
Beranda Inovasi

BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

Leave a Reply