Urban Farming: Rekonstruksi Lahan Minimalis Menjadi Lahan Produktif Pada Daerah Perkotaan
Jan 29, 2014
Pendekatan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development) untuk Pengelolaan Pulau-Pulau Kecil Terluar di Indonesia
Feb 6, 2014

Eco-friendly Sustainable Development : Beberapa Kunci Pembangunan Yang Ramah Lingkungan

Akhir-akhir ini, negara kita begitu disibukkan dengan banyaknya musibah yang berasal dari bencana alam. Musibah banjir, letusan gunung berapi serta gempa bumi acapkali datang dan seolah tak bosan menghiasi wajah headline media pada setiap harinya. Ketika kita tilik kembali ke beberapa titik lampau untuk mengetahui, mengapa hal demikian terjadi secara beruntun di negara tercinta kita, mungkin sebagian besar kita akan terhenyak. Apakah alam telah mengembalikan apa yang telah ditanam oleh kita dulu?

Pembangunan yang dilakukan secara besar-besaran dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup manusia,  ternyata telah menggerus kondisi alam Indonesia sedemikian dalamnya sehingga mengganggu keseimbangan lingkungan sekitar kita sendiri. Pemerataan pembangunan seyogyanya bukan sekedar mengenai pemerataan ekonomi dan infrastruktur semata, namun intinya ialah pemerataan dalam segi sosial, budaya, maupun lingkungan tentunya. Terlalu banyak faktor yang membuat kita terjebak dalam kata “pemerataan” sehingga seolah istilah tersebut hanya mewakili sisi ekonomi yang disertai angka angka statistik yang terlihat “memuaskan” namun tanpa makna aktual pada kenyataannya.

Green Grass

Sumber ilustrasi: innerus.org

Dalam konteks pembangunan yang lestari dan ramah lingkungan, kunci pertama dari makna dan aplikasi pembangunan merata dapat diterapkan di semua lini kehidupan adalah dengan adanya kedisiplinan tinggi.  Pemerintah perlu mengkaji dan mendesain ulang tata kota yang baik, dengan 30 % ruang terbuka hijau serta regulasi kawasan bantaran sungai yang secara disiplin diterapkan. Perijinan pembangunan mal dan perumahan elit dikaji dengan ketat agar tetap selaras dengan efisiensi penggunaan air tanah, sehingga konservasi tanah dan air tetap terlaksana dengan baik. Pengenalan teknologi dapat menjadi kunci kedua dari terlaksananya pembangunan yang lestari dan ramah lingkungan, misalnya teknologi water recycling serta pembangunan gedung ramah lingkungan dapat diterapkan. Aplikasi teknologi dapat mengurangi penggunaan air tanah di mal maupun perumahan serta energi listrik yang membutuhkan bahan bakar yang berasal dari proses pertambangan. Kunci ketiga adalah penanaman moral dan etika berwawasan lingkungan.

Pengembangan eco-friendly sustainable development adalah masalah nurani yang amat mendasar dan manusiawi. Kita sepenuhnya sadar betapa manusia membutuhkan uang dalam hidup. Namun demikian, ketika kita menyadari saat kita memperoleh uang sebagai hasil peluh keringat kita bekerja sebulan penuh, percayalah bahwa kita akan memiliki kepuasan batin tersendiri ketika menyadari bahwa pekerjaan yang anda lakukan juga memiliki sumbangsih yang baik dan nyata bagi lingkungan dan alam.  Kita bahkan bisa menjadi teladan bagi anak anak kita, yang mana setiap kita ingin agar generasi penerus kita, anak anak kita sendiri, menjadi lebih baik. Proses pemahaman nurani serta hati kecil kita inilah yang sebenarnya menjadi elemen utama dalam upaya pemerataan pembangunan yang lestari dan ramah lingkungan

Marilah kita mulai, saat ini, menggerakkan suara hati yang mulai menyuarakan keinginan yang setapak lebih tinggi setelah meraih kesuksesan finansial: kesuksesan moral dan nurani, dengan langkah nyata walaupun sedikit demi sedikit.  Kesuksesan dalam konteks pemerataan pembangunan lestari di berbagai sektor untuk Indonesia.

Ardityo Hendi Prastowo, S.Hut. M.Sc

Georg-August-Universitat Goettingen, Jerman (Program Doktor Bidang Forest Genetic)

Referensi:

Chahine, M. T., 1992. The hydrologic cycle and its influence on climate. Nature, 359:373-380.

Direktorat Jenderal Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum. 1996. Tata Cara Perencanaan Teknik Lansekap Jalan No.033/TBM/1996. Bab 6 “Penghijauan Jalan”. Indonesia

CIFOR. 2004. Project Report “Mengeksplorasi keanekaragaman hayati, lingkungan dan pandangan masyarakat lokal mengenai berbagai lanskap hutan : Metode-metode penilaian lanskap secara multidisipliner”. Penerbit SMK Grafika Desa Putera. Jakarta. Indonesia

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi

BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

Leave a Reply