Cerita Lain di Balik Polemik Kedelai
Feb 22, 2013
Kebijakan Mengenai Pengaturan Waralaba Diharapkan Untungkan Pengusaha Lokal
Feb 26, 2013

Buah Lokal Vs Buah Impor

Buah lokal kembali hangat dibicarakan. Setelah Pemerintah mengeluarkan peraturan pembatasan kuota buah impor atau menghentikan sementara impor 13 jenis produk hortikultura, mulai Januari 2013 sampai dengan Juni 2013. Tiga belas jenis hortikultura yang impornya dihentikan sementara adalah kentang, kubis, wortel, cabai, nanas, melon, pisang, mangga, pepaya, durian, bunga krisan, bunga anggrek, dan bunga heliconia. Larangan sementara impor buah tindak lanjut Peraturan Menteri Pertanian Nomor 60 Tahun 2012 tentang Rekomendasi Impor Hortikultura. Ketentuan lain adalah Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 60 Tahun 2012 tentang Ketentuan Impor Produk Hortikultura.

Saat ini, meskipun kebijakan pembatasan impor hortikultura menuai pro dan kontra, kebijakan ini tetap dijalankan. Sebab, tujuan diberlakukannya kebijakan ini adalah melindungi produk dalam negeri. Karena kebijakan tersebut, produksi dalam negeri menjadi lebih dihargai, seperti buah mangga yang selama ini hanya dihargai Rp. 500 per kilogram, tetapi saat ini sudah dihargai Rp. 3.000 per kilogram.

Kebijakan ini semestinya diimbangi dengan peningkatan kualitas produk dalam negeri. Maka, untuk meningkatkan daya saing buah lokal, penataan pasar hortikultura dalam negeri tidak cukup hanya dengan pengaturan impor komoditas hortikultura seperti buah, sayur, dan komoditas biofarmaka. Namun juga, diperlukan pengembangan industri holtikultura dari hulu sampai produk hilir.

Apabila tidak diiringi langkah lain yang dapat menaikkan daya saing buah lokal, volume maupun kualitas buah lokal akan sangat jauh tertinggal dari buah impor. Total produksi buah Indonesia saat ini adalah 18,9 juta ton, dimana kurang dari 2 persen yang berkualitas premium. Untuk menutup kebutuhan pasar, Indonesia mengimpor 524 ribu ton lebih komoditas hortikultura pada tahun 2012 (Tabel 1). Data BPS pada 2011 menunjukkan, nilai impor komoditas hortikultura Indonesia mencapai US$ 423,795 juta atau sekitar Rp 3,8 triliun (Tabel 2).

Tabel 1. Volume Impor Komoditas Hortikultura Indonesia, 2009 – 2012

Gambar Volume

Tabel 2. Nilai Impor Komoditas Hortikultura Indonesia, 2009 – 2012

Gambar Nilai

Dengan kondisi buah lokal yang tak pernah mengalami perubahan kualitas membuat buah impor kerap dipilih konsumen untuk dikonsumsi. (RAP)

Sumber:

Agri MG. 2011. Posisi Daya Saing Hortikultura Indonesia di Sepuluh Negara Tujuan Utama Dan Dunia. [Skripsi]. Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.

Statistika Makro, Sektor Pertanian. Volume 4. No. 2 Tahun 2012.

Siregar A. 2013. Patriotisme Buah Lokal. [Terhubung Berkala]. http://ekonomi.kompasiana.com/agrobisnis/2013/02/16/patriotisme-buah-lokal-534075.html. 25 Februari 2012.

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi

BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

Leave a Reply