Tedi Smart, Sahabat Bunda saat si Kecil Demam
Jun 24, 2016
25 Tahun, Usia Ketika Kita Mulai Kehilangan Teman
Jun 24, 2016

Alat ini Memungkinkan Kita Berbicara dengan Kunang-Kunang

Berbicara dengan Kunang Kunang via Pinterest.com

Berbicara dengan Kunang Kunang via Pinterest.com

Berbicara dengan Kunang Kunang via Pinterest.com

Kunang-kunang adalah sebuah fenomena menakjubkan yang tersedia di alam. Kunang-kunang akan mudah ditemui pada musim panas di area beriklim empat musim. Kumpulan kunang-kunang yang berkedap-kedip di malam hari menjadi sesuatu yang indah dan patut untuk dinikmati di malam hari pada musim panas.

Seperti dilansir dari LiveScience, saat ini telah ada inovasi teknologi berbentuk alat segenggaman tangan yang memungkinkan penggunanya untuk mengetahui kode “percakapan” dari cahaya kunang-kunang. Alat ini disebut Firefly Communicator (alat komunikasi kunang-kunang).

Firefly Communicator via LiveScience.com

Firefly Communicator via LiveScience.com

Dengan menggunakan alat yang didesain sedemikian rupa sehingga menyerupai bentuk serangga ini, penggunanya dapat berkomunikasi dengan kunang-kunang. Pengguna hanya harus menekan sebuah tombol untuk menciptakan pola cahaya yang serupa dengan sinyal dari kunang-kunang yang berisikan pesan untuk mengajak kunang-kunang tersebut mendekat. Dengan alat ini, penggunanya dapat melakukan observasi lebih dekat dengan kunang-kunang tersebut.

Para peneliti menemukan bahwa spesies kunang-kunang menggunakan pola cahaya yang unik dalam berkomunikasi dengan sesamanya serta untuk memikat lawan jenisnya. Selain itu, cahaya ini digunakan mereka untuk memikat kunang-kunang lain yang diincar sebagai mangsa.

Mempelajari cara untuk “berbicara bahasa kunang-kunang” dapat menjadi hal yang mudah. Pengguna hanya perlu mengunduh kode komunikasi kunang-kunang ke dalam alat ini dari website Stein’s Speak Firefly atau bisa juga diunduh melalui aplikasinya. File unduhan ini akan mentransmisikan pola yang nantinya akan “dibaca” oleh sensor cahaya dari alat komunikasi ini ketika diletakkan pada sebuah monitor atau layar ponsel.

Untuk saat ini, pola cahaya yang telah terekam dengan baik adalah pola dari spesies kunang-kunang Amerika Utara. Namun para peneliti sedang terus bekerja menerjemahkan berbagai kode cahaya dari kunang-kunang berbagai spesies yang ada di belahan benua lain di dunia. (CR/LiveScience)

Cika Ramadini
Cika Ramadini
Mahasiswa UI tingkat kedua di jurusan Teknik Metalurgi dan Material. Sedang aktif dalam organisasi yang bergerak di bidang sosial pendidikan bernama Technique Informal School.

Leave a Reply