Sekilas Ketahanan Energi Daerah: Nusa Tenggara Barat
Nov 8, 2013
Hemat Energi dan Budaya Masyarakat
Nov 14, 2013

Belajar Membangun Kesadaran Hemat Energi

earth-hour

Sumber ilustrasi: www.timeanddate.com dan natnanton.com 

Hemat energi terlihat sebagai kegiatan yang KECIL, namun bila dilakukan secara BERSAMAAN akan menimbulkan EFEK yang BESAR

International Energy Agency (IEA) tahun 2013 mencatat, dalam konteks regional ASEAN, Indonesia menjadi negara dengan konsumsi energi terbesar dengan penggunaan energi mencapai 36% dari total konsumsi energi ASEAN tahun 2011. Namun demikian, saat ini masih terdapat 27% wilayah Indonesia yang belum terjangkau listrik, termasuk wilayah rendah penggunaan listrik. Dalam skenario kebijakan energi yang baru, pemerintah merancang total permintaan energi primer Indonesia meningkat dengan pertumbuhan rata-rata 2.5% per tahun sejak 2011-2035, sedangkan pada periode tersebut jumlah penduduk meningkat dari 240 juta jiwa menjadi 302 juta jiwa. Pada saat yang sama pula, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan meroket hingga 220% dengan konsumsi energi per kapita meningkat hingga 46% (IEA 2013).

Khusus untuk kebutuhan listrik, pertumbuhannya meningkat tiga kali lipat antara tahun 2011 dan 2035 dengan rata-rata pertumbuhannya 4.8%. Dengan cadangan minyak bumi yang hanya berkisar 0.5% dari cadangan minyak dunia dan cadangan gas bumi berkisar 1.4% cadangan gas dunia, Indonesia perlu segera menggiatkan hemat energi dan pengalihan penggunaan energi ke energi baru terbarukan (EBT). Salah satu sumber energi yang paling potensial adalah memanfaatkan energi geothermal. Energi geothermal yang dimiliki Indoensia diperkirakan akan menyumbang energi listrik hingga 330 megawatt (MW).

Namun demikian, kondisi saat ini konsumsi energi masih termasuk belum efisien. Supply kebutuhan energi masih banyak dipenuhi dari bahan bakar fosil, padahal efisiensi konversi energi fosil menjadi listrik hanya 6%. Artinya 94% energi hilang saat konversi energi fosil ke energi siap pakai.

Energy flow

Hilmawan (2013)

Masyarakat Indonesia pada umumnya masih pada mind set bahwa selama dapat membeli energi, maka energi dapat dipergunakan secara tidak terbatas. Padahal kenyataannya, pada kasus energi listrik misalnya, dibeberapa tempat terdapat wilayah yang mengalami kesulitas akses energi listrik, penjatahan waktu elektrifikasi dan pemadaman bergilir.  Artinya PLN masih kesulitan memenuhi seluruh kebutuhan listrik masyarakat. Terlepas dari kendala infrastruktur, kondisi supply energi listrik yang dihasilkan pun tidak sebanding dengan demand yang terus meningkat. Oleh sebab itu, selain usaha penggiatan diversifikasi energi oleh pemerintah untuk menambah kapasitas produksi energi, kesadaran hemat energi juga harus dilakukan bersama oleh masyarakat.

Kesadaran hemat energi

Mungkin tidak banyak yang mengetahui bahwa tanggal 22 Oktober lalu merupakan Hari Energi Sedunia. Penetapan ini merupakan salah satu hasil dari pertemuan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) setiap negara di dunia di Dubai tanggal 22 Oktober 2012. Hari Energi Sedunia dibuat sebagai usaha untuk menggugah kesadaran seluruh dunia tentang berbagai isu energi dan kesadaran politik untuk mendukung akses energi  yang universal.

Untuk Indonesia, dengan adanya Hari Energi, minimal setahun sekali masyarakat diingatkan untuk peduli terhadap energi. Selain itu, diharapkan hemat energi khususnya energi listrik dapat menjadi budaya sehari-hari di masyarakat. Kebiasaan-kebiasan sederhana berkaitan dengan hemat listrik harus selalu disosialisasikan. Kebiasan tersebut dapat berupa; 1) Mematikan lampu saat sudah tidak digunakan, 2) Mematikan alat elektronik seperti TV atau komputer dan lainnya jika tidak digunakan dan 3) Biasakan mengatur AC pada temperatur normal (25-27oC), 4) Sedapat mungkin, manfaatkan transportasi umum, kurangi penggunaan kendaraan pribadi. 

Tindakan kecil penghematan energi tidak hanya perlu dilakukan oleh individu secara bersamaan, namun juga perlu dilakukan oleh industri dengan kesadaran penuh bahwa energi harus digunakan secara bijak.

Hemat energi. Lakukan saat ini, mulai dari hal kecil, mulai diri kita sendiri. (SL)

 

Referensi:

International Energy Agency (IEA). 2013. Southeast Asia Energy Outlook. Diunduh dari http://www.iea.org/publications/freepublications/publication/SoutheastAsiaEnergiOutlook_WEO2013SpecialReport.pdf. Diunduh pada 11 November 2013.

Anonim. 2013. 22 Oktober Diperingati Sebagai Hari Energi. Diunduh dari http://www.kabarenergi.com/berita-22-oktober-diperingati-sebagai-hari-energi-.html. Diunduh pada 11 November 2013.

Hilmawan E. 2013. Shifting Paradigm Toward National Energy Security. Disampaikan dalam Kajian Rutin Energi MITI.

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi

BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

Leave a Reply