NIMA: Penguji Makanan untuk Kamu yang Alergi Gluten
Jul 1, 2016
Cermin-Cermin di Dinding, Siapa Yang Paling Langsing?
Jul 3, 2016

Belajar Geosains Lebih Mudah dengan Geo-Min dari Mahasiswa UGM

Geo-Min Permudah Belajar Geosains via ugm.ac.id

Geo-Min Permudah Belajar Geosains via ugm.ac.id

Geo-Min Permudah Belajar Geosains via ugm.ac.id

Dewasa ini peminat Ilmu Kebumian atau geosains mengalami peningkatan setiap tahunnya. Terlihat dari banyaknya masyarakat yang mengkaji objek geosains serta potensi ekonominya seperti minyak bumi dan logam. Untuk mengimbangi banyaknya masyarakat yang ingin mempelajari lebih dalam Ilmu Kebumian, mahasiswa Universitas Gajah Mada menciptakan suatu inovasi yang menarik.

Lima mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) yang bergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) yaitu Riko Susetia Yuda, Ahmad Faizal Amin, Irsyam Widiyoko, Naufi Ulumun Nafi’ah, dan Kusuma Yani berhasil membuat alat yang digunakan untuk membantu kita dalam mempelajari Ilmu Kebumian. Kelimanya berasal dari disiplin ilmu yang berbeda-beda yakni Teknik Geologi, Teknik Mesin, dan Psikologi.

Inovasi yang diciptakan oleh Riko dkk ini ialah alat peraga dan miniatur 3D untuk membantu pembelajaran Ilmu Kebumian yang diberi nama Geo-Min. Produk Geo-Min sendiri memiliki tiga model, antara lain mikrofosil, model struktur geologi, serta miniatur pompa angguk minyak bumi atau sucker rod pump. Kerja keras  yang membuahkan inovasi  ini tidak lepas dari bimbingan Agus Hendratno, S. T., M. T.

Selain digunakan untuk membantu dalam pembelajaran dan praktikum Ilmu Kebumian agar menjadi lebih jelas divisualisasikan sehingga mudah dipelajari, Riko dkk menciptakan alat ini karena menurutnya alat-alat peraga di laboratorium jumlahnya terbatas dan umurnya pun sudah cukup tua. Di samping itu alat-alat tersebut di pasaran pun harganya tidak murah dan sangat jarang yang menawarkan jenis produk tersebut.

Alat peraga Geo-Min telah diperkenalkan pertama kali kepada publik sejak akhir Mei lalu melalui media sosial yang memperoleh respon yang sangat baik dari masyarakat. Produk Geo-Min sudah mendapatkan peminat dari masyarakat yang mengkaji Ilmu Kebumian.

Pada awalnya produk Geo-Min hanya dijual di wilayah Yogyakarta, namun sekarang penjualannya sudah meluas di seluruh Pulau Jawa dari mulai Madura, Tulungagung, Kediri yang berada di Jawa Timur hingga Bekasi dan Jakarta. Sementara di Pulau Sumatera dan sekitarnya produk Geo-Min juga dijual di Palembang dan Pekanbaru.

Bagi kalian yang ingin mencoba menggunakan alat peraga Geo-Min tidak perlu takut salah karena setiap produknya dilengkapi dengan buku panduan dan teori mengenaialat tersebut. Kedepannya Riko dan kawan-kawan ingin terus mengembangkan alatnya agar lebih bervariasi lagi. (AS)

Anis Sa'adah
Anis Sa'adah
Mahasiswa semester 4 jurusan Teknik Metalurgi dan Material Universitas Indonesia. Bergabung dalam Nano Research Society FTUI

Leave a Reply