Pengumuman Hasil Seleksi Redaksi Magang Beranda Inovasi Periode I (Maret-Juni 2015)
Mar 31, 2015
Beranda Inovasi Lintas Inovasi THREGER, Charger Unik dari Panas Knalpot
THREGER, Charger Unik dari Panas Knalpot
Apr 8, 2015

Bagaimana Penentuan Harga BBM di Indonesia?

 

Migas-603x339

Sejak tahun 1962 hingga 2008 Indonesia merupakan anggota Organization of Petroleum Exporting Country (OPEC). Sebagai bagian dari organisasi negara eksportir minyak bumi, wajar jika publik beranggapan bahwa kandungan minyak bumi di negeri kita ini begitu berlimpah.

Namun kini, keadaan telah berbeda, Indonesia bukan lagi negara yang surplus akan minyak. Cadangan proven minyak bumi Indonesia hanya 0,4 % dari cadangan dunia.

Untuk memproduksi minyak mentah (crude oil) baik yang berkualitas tinggi hingga ringan suatu negara harus memiliki jumlah kilang minyak yang cukup. Sampai saat ini Indonesia mempunyai 10 kilang minyak yang tersebar diseluruh nusantara. Dari 10 kilang itu hanya 6 kilang yang berproduksi besar. Produksi 10 kilang Indonesia tahun 2011 yaitu Dumai (36.102.517 barrels fuel); Sungai Pakning (4.006.887 barrels fuel); Musi (23.636.136 barrels fuel); Cilacap (80.019.680 barrels fuel); Balikpapan (61.209.054 barrels fuel); Balongan (28.779.301 barrels fuel ); Kasim (2.723 barrels fuel); Cepu (162.024  barrels fuel); Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Tuban (3.176.919 barrels fuel) dan Tri Wahana Universal (TWU), Bojonegoro (belum berproduksi).

Pengolahan minyak bumi di kilang-kilang tersebut mampu menghasilkan sekitar 800 ribu barrel bahan bakar minyak per hari untuk konsumsi masyarakat Indonesia. Di sisi lain, kebutuhan bahan bakar minyak masyarakat Indonesia per hari mencapai sekitar 1,4 juta barrel. Pemerintah juga harus membayar cost recovery kepada kontraktor ketika ditemukan sumber minyak disuatu lapangan. Secara umum cost recovery dibayarkan dari pembagian hasil 85 % untuk pemerintah dan 15 % untuk pengembang. Besarnya nilai cost recovery yang dibayarkan sekitar 40% dari 85 % yang diterima pemerintah berdasarkan PSC (Production Sharing Contract) yang telah disetujui bersama.

Hampir seperempat dari produksi minyak Indonesia berkualitas sangat bagus sehingga dibutuhkan teknologi yang lebih canggih untuk mengolahnya. Maka minyak kualitas bagus akan diekspor tentunya dengan harga yang lebih mahal dari impor. Kilang dalam negeri hanya didesain untuk mengolah minyak dengan kualitas ringan, bukan untuk minyak dengan kualitas tinggi. Jumlah minyak mentah kualitas bagus sekitar 200 ribu barrel di ekspor ke pasar internasional  dan pemerintah mengimpor sebanyak  800 ribu barrel kualitas ringan dari timur tengah dengan harga yang lebih murah untuk diolah di kilang Indonesia dan dalam bentuk jadi. Inilah skema yang dilakukan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan BBM di Indonesia.

Premium mempunyai nilai oktan 88 dan pertamax 92. Perbedaan harga nilai oktan ini sekitar Rp 300/liter saja. Fakta sebenarnya, ketika harga pertamax Rp 9.700/liter  maka seharusnya premium Rp 9.400/liter. Tetapi ada bantuan subsidi dari pemerintah sebesar Rp 4.900/liter sehingga premium di SPBU dijual dengan harga Rp 4.500/liter. Kondisi ini akan membuat dana subsidi yang dikucurkan dari APBN semakin besar mengingat pertumbuhan perdagangan kendaran yang semakin besar pula. Dalam APBN 2013 anggaran untuk subsidi BBM sebesar Rp 193 triliun rupiah.

CoverMinyak10_0

Langkah untuk menaikkan harga BBM sebesar Rp 6.500/liter adalah upaya untuk mengurangi besarnya biaya yang harus di subsidi pemerintah. Keputusan yang dilakukan oleh pemerintah ini mungkin baik, hanya saja pelaksanaan bantuan kompensasinya masih terlihat kurang baik. Untuk penanganan jangka panjang, pemerintah dapat memberi bantuan kepada masyarakat berupa modal membuka usaha kecil demi mengurangi angka kemiskinan. Untuk mengurangi resiko penolakan dari masyarakat, pemerintah bisa menggunkan strategi menaikan harga BBM sebesar Rp 300 – 500/liter pertahun  dan bertahap. Penerapan strategi tersebut diyakini akan lebih mampu meminimalisir kerusuhan karena kenaikan harga BBM.

Dilihat dari segi teknisnya, sumber cadangan minyak bumi Indonesia hingga kini sekitar 3,6 miliar barrel. Cadangan ini hanya mampu memenuhi sampai 4400 hari atau 12 tahun bila tidak ditemukan cadangan baru lagi dengan produksi sekitar 840 barrel setiap hari. Cadangan total minyak bumi Indonesia pada tahun 2012 sebesar 7.408,24 Million Stock Tank Barrels (MMSTB) dengan cadangan terbukti 3.741,33 MMSTB dan cadangan potensial 3.666,91 MMSTB. Grade cadangan minyak dan gas bumi Indonesia semakin menurun dengan semakin tuanya umur sumur-sumur operasi. Maka untuk menaikkan tingkat produksi dibutuhkan eksplorasi yang besar dengan investasi yang besar pula untuk menemukan cadangan baru.

Beranda MITI Penetapan Harga BBMTahun 2015 pemerintah menerapkan pola pikir baru dengan membawa harga BBM kedalam harga pasar internasional dimana acuannya adalah WTI (West Texas Intermediate). Konsekuensi dari pola ini adalah harga bisa berubah ketika harga pasar Internasional tidak stabil.  Pemerintah mencoba untuk mengambil peluang yang tepat ketika harga minyak dunia turun sampai level US $50. Faktor ini sangat dipengaruhi oleh sistem geopolitik produsen minyak, seperti Timur Tengah. Harga murah minyak dunia saat ini dipengaruhi oleh konflik Rusia-Ukraina yang melibatkan Eropa dan Amerika Serikat. Konflik Rusia ingin mengambil wilayah Ukraina yang dulunya masuk dalam kawasan Uni-Soviet memicu kecaman banyak pihak tidak terkeculi Eropa dan Amerika Serikat. Hal ini membuat Federasi Rusia memutuskan untuk memberhentikan pasokan gas ke Eropa dimana saat ini Tirai Besi sebagai negara pemasok utama kebutuhan gas di Eropa. Ancaman ini tidak membuat negara kawasan Eropa panik karena mereka mendapatkan kepastian pasokan Migas dari Amerika Serikat yang sekarang dikenal dengan Shale Gas dan Oil. Hal ini akan berdampak semakin tingginya jumlah produksi baik dari OPEC maupun USA. Kondisi dimana produksi lebih banyak dari pada permintaan menyebabkan harga di pasar global turun drastis sampai level terendah sepanjang sejarah. Kondisi ini akan berangsur membaik menyebabkan harga minyak kembali naik dan disusul adanya konflik Koalisi Saudi-Yaman yang tentunya berpengaruh dalam produki minyak Timur Tengah. Bila sistem ini terus diterapkan oleh pemerintah, bukan tidak mungkin harga per liter BBM bisa mencapai Rp 12.000/liter.

Sumber :

Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi.2012.Produksi Minyak Bumi dan Kondesat Tahunan.Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral: Jakarta.

Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. 2013. Kementerian Keuangan: Jakarta.

Makalah untuk Seminar  Cost Recovery: Daya Tarik Investasi Atau Beban Bagi Negara, Masyarakat Mahasiswa Universitas Trisakti, Senin, 11 Juni 2007, pukul 10:00-14:00, Ruang Seminar Gedung D, Lantai 8, Universitas Triksakti, Jakarta.

Leave a Reply