Karya Mandiri, Kembangkan Rambak di Gunungkidul
Nov 5, 2012
Kapan Indonesia Kembangkan Biofuel?
Dec 5, 2012

Mengenal Desa Wisata Indonesia

Pembicaraan mengenai pariwisata perdesaan tidak dapat dipisahkan dari pengertian wisata itu sendiri. Menurut Undang-Undang RI Nomor 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan yang dimaksud dengan wisata adalah kegiatan perjalanan yang dilakukan oleh seorang atau sekelompok orang dengan mengunjungi tempat tertentu untuk tujuan rekreasi, pengembangan pribadi, atau mempelajari keunikan daya tarik wisata yang dikunjungi dalam jangka waktu sementara. Berdasarkan pengertian tersebut maka dapat dijadikan sebagai rujukan dalam penyusunan definisi atau konsep tentang pariwisata perdesaan.

Banyak konsep atau definisi tentang Pariwisata Perdesaan. Pengertian atau definisi tersebut dapat berdasarkan pada ketersediaan fasilitas, kegiatan yang dilakukan ataupun berdasarkan pada budaya dan tradisi yang ada di desa tersebut.

Apabila berdasarkan pada fasilitas yang disediakan, pariwisata perdesaan dapat dilihat sebagai suatu permukiman dengan fasilitas lingkungan yang sesuai dengan tuntutan wisatawan dalam menikmati, mengenal, menghayati kekhasan desa dengan segala daya tariknya dan tuntutan kegiatan hidup bermasyarakat.

Sedangkan apabila dilihat berdasarkan perspektif kehidupan masyarakatnya, pariwisata perdesaan merupakan suatu bentuk periwisata dengan tujuan kepada obyek dan daya tarik  berupa kehidupan desa yang memiliki ciri-ciri khusus dalam masyarakatnya, alam dan budayanya sehingga mempunyai peluang untuk dijadikan komoditi bagi wisatawan asing khususnya.

Kehidupan desa sebagai tujuan wisata adalah desa sebagai obyek sekaligus juga sebagai subyek dari kepariwisataan. Sebagai suatu obyek maksudnya adalah bahwa kehidupam perdesaan merupakan tujuan bagi kegiatan wisata, sedangkan sebagai subyek  adalah bahwa desa dengan segala aktivitas sosial budayanya merupakan penyelenggara sendiri dari berbagai aktifitas kepariwisataan, dan apa yang dihasilkan oleh kegiatan tersebut akan dinikmati oleh masyarakatnya secara langsung. Peran aktif dari masyarakat sangat menentukan dalam kelangsungan kegiatan pariwisata perdesaan (Soebagyo, 1991 dalam Hadiwijoyo 2012). (RAP)

Sumber:

Hadiwijoyo. 2012. Perencanaan Pariwisata Perdesaan Berbasis Masyarakat (Sebuah Pendekatan Konsep). Yogyakarta

Soebagyo, 1991. Desa Wisata di Bali (Tantangan dan Kesempatan), dalam Kertas Kerja PPM/UGM, Yogyakarta.

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi
BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

Leave a Reply