Satu-Satunya Di Dunia! Sapi Tanpa Tanduk dari UNHAS Makassar
Apr 13, 2016
Yuk, Berkenalan dengan Maskot-Maskot Menggemaskan dari Jepang
Apr 15, 2016

6 Fakta Menarik Tentang Dex Lite, BBM Jenis Baru di Indonesia

SPBU Pertamina

SPBU Pertamina via merdeka.com

Setelah meluncurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis terbaru, Pertalite, pada akhir Juli 2015 lalu. Pertengahan April (15/4) 2016 ini Pertamina kembali akan meluncurkan varian BBM terbaru di Indonesia yang diberi nama Dex Lite. Jenis BBM terbaru ini merupakan varian baru bagi konsumen yang menginginkan kualitas BBM yang lebih bagus dari Solar, namun harga lebih rendah dari BBM diesel non subsidi, Pertamina Dex.

Berikut adalah 6 fakta menarik tentang Dex Lite, BBM jenis baru di Indonesia

Baca JugaMengenal 7 Fakta Pertamax Turbo, BBM High-Class Jenis Baru di Indonesia

 

1. Dex Lite Dulu Bernama Solarlite

Solarlite Atap via mulford.co.id

Solarlite Atap via mulford.co.id

Sebelum resmi akan diluncurkan dengan nama Dex Lite, Pertamina sempat menamai BBM diesel jenis baru ini dengan nama Solarlite.

Namun ternyata, merk dagang tersebut sudah dipakai lebih dulu untuk sebuah produk atap di Indonesia.

 

 

 

2. Memiliki Cetane Number (CN) Lebih Tinggi dari Solar

Solar via katadata.co.id

Solar via katadata.co.id

Dex Lite memilik Cetane Number (CN) 51, lebih tinggi dibanding Solar bersubsidi yang memiliki nilai CN 48. Cetane Number (CN) atau Setana adalah pengukuran kualitas pembakaran bahan bakar diesel.

Angka CN yang lebih tinggi pada bahan bakar diesel memiliki waktu pengapian lebih pendek daripada yang bernilai rendah. Ini berarti, semakin tinggi angka CN nya, maka kualitas pembakarannya juga semakin baik.

 

 

 

3. Kandungan Sulfur Lebih Rendah

Apa itu sulfur? via twitter.com

Apa itu sulfur? via twitter.com

Jika biasanya kualitas bensin diukur dari Research Octane Number (RON) atau nilai oktan, maka kualitas BBM Diesel diukur melalui kandungan CN dan sulfur. Kandungan sulfur pada Dex Lite berkisar antara 1.000-1.200 ppm, lebih rendah dibanding solar subsidi yang memiliki kandungan sulfur 3.500 ppm.

Semakin tinggi kandungan sulfur maka harga BBM akan semakin murah. Namun, tingginya kandungan sulfur dapat merusak komponen dalam kendaraan dan memperpendek umur mesin.

 

Baca Juga: Pertalite, Wajah Baru BBM Indonesia

 

 

4. Harga Rp 6.000-Rp 7.000 per Liter

Mobil dengan Pertamina Dex via marketeers.com

Mobil dengan Pertamina Dex via marketeers.com

Harga bahan bakar diesel non subsidi, Pertamina Dex, saat ini dijual dengan harga Rp 8.500 per liter. Jauh di atas harga Solar bersubsidi yang “hanya” Rp 5.150 per liter. Sedangkan harga Dex Lite ini akan dipasarkan di rentang harga Rp 6.000-Rp 7.000 per liternya.

Beberapa sumber mengatakan Dex Lite ini akan dijual di harga Rp 6.750 per liter. Cukup terjangkau bagi konsumen yang menginginkan kualitas BBM yang lebih baik untuk kendaraannya.

 

 

 

5. Menggunakan Campuran Bio Diesel

Biofuel via schoolworkhelper.net

Biofuel via schoolworkhelper.net

Dex Lite tetap menggunakan campuran biodiesel sebesar 20%. Ini merupakan regulasi yang dikeluarkan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) tentang mandatori B20 (Biodiesel 20).

 

 

 

 

6. Market Test di Jabodetabek

Pada tahap awal, akan di tes pemasaran di 33 SPBU wilayah Jabodetabek. Kemudian tahap I pada Mei di pasarkan di Jawa, tahap II Juni di Sumatera Utara dan kalimantan, serta tahap III pada Agustus di Sumatera Selatan dan Sulawesi. Selanjutnya akan dipasarkan di semua SPBU di seluruh Indonesia.

Pertamina berharap diluncurkannya Dex Lite akan membuat konsumsi BBM diesel bersubsidi seperti solar menurun. Selain itu, penggunaan Dex Lite juga akan lebih irit, ramah mesin dan ramah lingkungan karena tenaga mesin menjadi lebih besar serta pembakarannya lebih baik sehingga polusi udara dapat berkurang. (NMY)

Nur Maulana Yusuf
Nur Maulana Yusuf
Lulusan Institut Pertanian Bogor yang tertarik dengan dunia media, teknologi, serta sosial ekonomi di Indonesia. Saat ini menjadi bagian dari Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI).

Comments are closed.