“Joy of Manufacturing” Kisah Honda Memulai Usahanya Bag. 3
Nov 1, 2012
Mengenal Desa Wisata Indonesia
Nov 23, 2012

Karya Mandiri, Kembangkan Rambak di Gunungkidul

Kabupaten Gunungkidul adalah salah satu kabupaten yang ada di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan Ibukotanya Wonosari. Luas wilayah Kabupaten Gunungkidul 1.485,36 km2 atau sekitar 46,63 % dari luas wilayah Propinsi Daerah Istimewa YogyAkarta. Kota Wonosari terletak di sebelah tenggara kota Yogyakarta (Ibukota Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta), dengan jarak ± 39 km.

Peternakan sapi potong merupakan salah satu usaha perekonomian yang digemari masyarakat Gunungkidul. Komoditas sapi potong ini mengalami mutasi ternak  yang paling tinggi yaitu mencapai 17.751 ekor (BPS, 2008). Hal ini menunjukkan bahwa sapi potong yang diternakkan oleh warga dijual ke luar kabupaten dalam bentuk sapi hidup dan sisanya dipotong di RPH diperdagangkan dalam bentuk daging potong, sehingga belum ada upaya untuk mengolah menjadi produk olahan daging sapi. Satu-satunya produk olahan yang dikembangkan adalah usaha penolahan kulit sapi menjadi kerupuk rambak sapi yang dipusatkan di sentra UKM rambak sapi di kecamatan Paliyan yang dikordinir oleh kelompok usaha Karya Mandiri.

Kelompok usaha Karya Mandiri merupakan wadah usaha rambak masyarakat Desa Sodo, Kecamatan Paliyan yang beranggotakan 25 orang dan diketuai oleh Suparyanto.  Usaha ini mengambil bahan baku lokal dari lokasi kecamatan Semanu, dan sisanya diperoleh dari daerah Bantul, Klaten, bahkan dari Sulawesi Selatan, Produksi rata-rata mencapai 100-200 kwintal setiap bulannya dihasilkan dari masing-masing individu. Tenaga kerja ang digunakan banyak diambil dari golongan tenaga kerja tidak terdidik namun terampil yang direkrut dari masyarakat sekitar. Akses pemasaran yang telah dipenetrasi adalah daerah solo, klaten dan sekitarnya dimana tetap dipilih lokasi pemasaran yang tidak dirambah oleh sentra UKM yang sama di daerah Bantul sehingga pengambilan ceruk pasar yang tepat ini telah mendorong perkembangan pertumbuhan usaha masyarakat ini.

Proses produksi krupuk rambak sapi melalui tahapan produksi sebagai berikut:

  •  Perendaman kapur

Proses perendaman kapur dengan perbandingan kulit api dan kapur sebesar 5:1 dilakukan selama 24 jam.

  • Pengeringan

Proses pengeringan masih dilakukan secara tradisional yaitu langsung menjemur kulit di bawah sinar matahari langsung selama 3-4 hari.

  • Penghilangan lemak pada kulit

Proses ini dilakukan secara manual menggunakan pisau kecil dengan cara menyayat kulit sapi (mengambil lemak maupun daging yang menempel pada kulit).

  • Pemotongan

Proses pemotongan dilakukan sesuai selera konsumen yaitu balok dan kubus.

  • Perebusan

Proses perebusan dilakukan selama 1-2 jam, kemudian ditiriskan

  • Perendaman minyak goreng

Proses selanjutnya yaitu merendam kulit ke dalam minyak goreng hangat (dimasak di atas tungku) selama 8 jam, kemudian ditiriskan selam 24 jam.

  • Pengemasan

Setelah produk siap jual sebelumnya dikemas dengan ukuran 1 kg dan 5 kg, dengan ketahan produk bias mencapai tiga bulan. 

Kendala yang dihadapi dalam usaha rambak kulit sapi ini adalah:

  • Peralatan tradisional

Proses produksi berlangsung lama sehingga kurag efisien. Hal ini dapat di atasi salah satunya dengan teknologi pengolahan semisal penggunaan mesin pengering dan peniris (spinner).

  • Pengelolaan limbah

Proses pengolahan yang dilakukan memberikan dampak langsung ke lingkungan dan dirasakan  cukup mengganggu yaitu limbah hasil pencucian kulit, maka diperlukan unit pengolahan limbah salahsatunya dengan memanfaatkan bakteri pengurai lemak dan protein sehingga tidak mencemari lingkugan.

  • Daya serap pasar

Permintaan pasar akan  kerupuk rambak kulit ini tidaklah setahun penuh, permintaan terbesar terjadi pada saat Ruwah hingga Besar  (penanggalan Jawa) yang kurang lebih berlangsung selama 4 bulan saja. Selebihnya banyak tidak melakukan aktivitas produksi secara optimal, namun dimanfaatkan untuk menyiapkan bahan baku sebagai stok menghadapi musim produksi selanjutnya. (RAP)

Sumber:

Laporan akhir kajian sistem inovasi dan potensi daerah MITI

 

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi
BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

Leave a Reply