Kenapa Kita Selalu Berpikir Jika Alien Berwujud Seperti Makhluk Kecil Berwarna Hijau? Ini Jawabannya
Jul 14, 2016
Urbanisasi Pasca Lebaran: Positif atau Negatif?
Jul 18, 2016

13 Hal Ilmiah yang Menandakan Kamu Sedang Jatuh Cinta! (Bagian 1)

Jatuh Cinta via cairnmag.com

Jatuh Cinta via cairnmag.com

Jatuh Cinta via cairnmag.com

Apakah kamu memiliki seseorang yang kamu cintai? Bagaimana kah rasanya jatuh cinta itu? Dan apakah kamu benar-benar mencintainya? Seringkali orang yang sedang dimabuk cinta mengatakan bahwa cinta adalah sesuatu yang tidak bisa didefinisikan, sulit diprediksi, dan muncul dengan sendirinya.

Namun, studi yang dipimpin oleh Helen Fisher, seorang antropolog dan salah satu ahli terkemuka dengan spesialisasi dasar biologis cinta, mengemukakan bahwa otak dari orang yang sedang jatuh cinta terlihat sangat berbeda. Otak dari orang yang sedang jatuh cinta juga memiliki fase yang unik dari yang tidak merasakan perasaan itu. Ia kemudian merangkum 13 hal ilmiah yang terjadi pada otak kamu yang menandakan bahwa kamu sedang jatuh cinta.

 

1. “Yang Satu Ini Spesial dan Berbeda dari yang Lain”

Orang Spesial via tajowo.wordpress.com

Orang Spesial via tajowo.wordpress.com

Ketika kamu sedang jatuh cinta, kamu akan berpikir jika seseorang yang kamu cintai itu unik dan berbeda. Keyakinan itu ditambah dengan munculnya ketidakmampuan kamu merasakan hal romantis seperti itu ketika melihat orang lain. Fisher dan tim penelitinya percaya bahwa pikiran itu timbul dari peningkatan kadar dopamin sentral – hormon yang terkait dengan perhatian dan fokus – pada otak kamu.

 

2. “Dia Sempurna”

You're Perfect via quotteaddicts.com

You’re Perfect via quotteaddicts.com

Saat kamu benar-benar sedang jatuh cinta, kamu akan cenderung hanya fokus pada hal-hal positif dari seseorang yang kamu cintai. Selain itu, kamu juga akan terfokus pada peristiwa dan benda-benda sepele yang akan mengingatkan kamu kepadanya. Atau berkhayal akan kenangan dan saat-saat berharga bersama si dia. Fokus perhatian ini diduga merupakan hasil peningkatan kadari hormon dopamin sentral dan lonjakan hormon norepinefrin pusat, sebuah hormon yang terkait dengan peningkatan memori karena adanya rangsangan baru ke otak.

 

 

3. “Aku Hancur!”

Ikatan Emosional Cinta via ashadeofpen.com

Ikatan Emosional Cinta via ashadeofpen.com

Jatuh cinta sering menyebabkan ketidakstabilan emosional dan fisiologis. Kamu bisa jadi gembira, terlibat dalam euforia, berenergi di satu waktu. Namun sulit tidur, kehilangan nafsu makan, gemetar, dan jantung berdetak kencang tidak lama setelahnya.

Lalu merasa cemas, panik, atau putus asa ketika hubungan dengan orang yang kamu cintai di ambang kehancuran. Perubahan suasana hati ini mirip dengan perilaku pecandu narkoba. Oleh karena itu, peneliti juga mengatakan jatuh cinta adalah salah satu bentuk dari kecanduan yang tidak ada bedanya dengan pecandu obat-obatan.

 

 

4. “Mengatasi Tantangan Membuat Kami Lebih Dekat”

Tantangan Buat Kita Lebih Dekat via severancepublication.com

Tantangan Buat Kita Lebih Dekat via severancepublication.com

Ternyata, daya tarik romantis akan muncul lebih besar dan intensif ketika kamu menyelesaikan beragam kesulitan bersama orang lain. Hal ini juga dipengaruhi oleh jormal dopamin sentral. Penelitian juga menunjukan studi kasus jika kamu terlambat menerima hadiah spesial dari seseorang, maka justru neuron yang memproduksi dopamin di bagian tengah otak kamu menjadi lebih produktif.

 

5. “Aku Terobsesi dengan Dia”

Terobsesi Cinta via poachedmag.com

Terobsesi Cinta via poachedmag.com

Penelitian menunjukan bahwa orang yang sedang jatuh cinta rata-rata menghabiskan lebih dari 85% waktu mereka untuk memikirkan orang yang mereka cintai. Pikiran ini bisa jadi menggangu, namun ini adalah bentuk dari perilaku obsesif. Ilmuwan mengatakan bahwa hal ini terjadi akibat dari penurunan kadar hormon serotonin sentral di otak yang dikaitkan dengan perilaku obsesif yang sebelumnya telah kamu lakukan.

 

6. “Aku Berharap Kita Akan Bersama-Sama Sepanjang Waktu”

Berharap Bersama via peaceitimi.com

Berharap Bersama via peaceitimi.com

Kamu akan menunjukan ketergantungan emosional kepada orang yang kamu cintai. Tanda-tanda itu muncul seperti perilaku posesif, cemburu, takut ditolak, cemas akan hubungan, yang membuat kamu ingin selalu menghabiskan waktu dengan orang yang kamu cintai. Ini tidak bisa kamu hindari. Harpan untuk bersama akan muncul di otak kamu saat kamu sedang jatuh cinta.

 

7. “Aku berharap Kami Tetap Bersama Selamanya”

Cinta Selamanya via findwallpapershd.com

Cinta Selamanya via findwallpapershd.com

Jatuh cinta akan menyebabkan kamu selalu mencari cara untuk bersatu secara emosional dalam periode yang panjang dengan orang yang kamu cintai. Baik mencari jalan untuk lebih dekat setiap hari atau selalui bermimpi tentang menghabiskan waktu masa depan bersama. Oleh karena itu tidaklah aneh jika orang yang jatuh cinta akan berharap pasangannya akan membersamai dia selamanya.

 

Berlanjut ke 13 Hal Ilmiah yang Menandakan Kamu Sedang Jatuh Cinta! ( Bagian 2)

(NMY/LiveScience)

Nur Maulana Yusuf
Nur Maulana Yusuf
Lulusan Institut Pertanian Bogor yang tertarik dengan dunia media, teknologi, serta sosial ekonomi di Indonesia. Saat ini menjadi bagian dari Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI).

Leave a Reply