Mengelola dan Menata Perkotaan
Dec 17, 2014
Anjloknya Harga Minyak Dunia dan Desain Kebijakan Energi Nasional Jangka Panjang
Jan 5, 2015

10 Inovasi Pilihan Beranda Inovasi 2014

Selamat tinggal tahun 2014! Memandang ke belakang di tahun 2014, Beranda Inovasi pada pertengahan tahun menerbitkan kolom baru bertajuk Lintas Inovasi. Kolom ini didedikasikan untuk mengangkat hasil inovasi anak negeri yang mampu menjadi sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sejak terbit pertama kali pada bulan Juli, tak kurang puluhan inovasi telah dirangkum dan dipublikasikan kepada Sahabat-sahabat Beranda.

 Menutup tahun 2014, Redaksi Beranda Inovasi telah memilih sepuluh inovasi pilihan hasil karya anak bangsa yang telah diterima dan diterbitkan melalui kolom Lintas Inovasi. Kira-kira inovasi apa saja ya yang menjadi pilihan versi Redaksi Beranda Inovasi? Apakah inovasimu yang terpilih? Ini dia 10 Inovasi Pilihan Redaksi Beranda Inovasi.

1. Quick Disaster

Tim 'Quick Disaster' Terima Penghargaan di London

Tim ‘Quick Disaster’ Terima Penghargaan di London

Menjawab tantangan banyaknya bencana di Indonesia, empat mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan aplikasi berbasis android yang dioperasikan menggunakan Google Glass bernama ‘Quick Disaster’. Dengan menggunakan aplikasi ini, pengguna akan mendapatkan tiga informasi penting mengenai bencara. Informasi pertama yang didapatkan adalah riwayat bencana suatu daerah sebagai informasi sebelum bencana.

Pada saat bencana, pengguna akan mendapatkan informasi solusi ketika bencana, seperti jalur mitigasi yang aman untuk digunakan. Informasi terakhir yang dapat didapatkan adalah informasi rehabilitasi dengan fitur integrasi foto pengguna pada daerah bencana dengan media sosial sebagai informasi pasca bencana. Inovasi ini telah menerima banyak perhargaan bai nasional maupun internasional.

Kunjungi halaman berikut untuk informasi lebih detail: http://berandainovasi.com/quick-disaster-aplikasi-pintar-hadapi-bencana/

2. Mikrokapiler

Al Rasyid dan 'Mikrokapiler' yang ia ciptakan/ (Dok. Universitas Indonesia)

Al Rasyid dan ‘Mikrokapiler’ yang ia ciptakan/
(Dok. Universitas Indonesia)

Peneliti Universitas Indonesia kembali melakukan inovasi di bidang kesehatan. Adalah Dr. dr. Al Rasyid, Sp. S (K), dosen Departemen Neurologi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), yang merancang sebuah alat pengukur kekentalan darah bagi penderita stroke. Dinamakan Mikrokapiler, alat tersebut dapat bekerja dengan tingkat keakuratan yang tepat praktis, mudah dibawa, dan tentu saja murah. Alat ini mudah dibawa ke daerah-daerah terpencil karena praktis.

Kunjungi halaman berikut untuk informasi lebih detail: http://berandainovasi.com/mikrokapiler-praktis-untuk-deteksi-stroke/

3. Batik Jaringan Tubuh

Batik Jaringan Tubuh karya mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM/ (Dok. Universitas Gadjah Mada)

Batik Jaringan Tubuh karya mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM/
(Dok. Universitas Gadjah Mada)

Motif batik yang didesain oleh Amalia Rani Setyawati, Suci Ardini Widyaningsih, Nisa Karima, Nurulita Ainun Alma, dan Hilda Dwi Mahardiani ini menghadirkan nuansa yang berbeda. Mereka menggunakan gambar jaringan tubuh makhluk hidup (histologi) sebagai motif. Lima mahasiswi ini terinspirasi ketika mereka mempelajari histologi di semester awal perkuliahan. “Waktu itu dijelaskan struktur ginjal glumerulus dan bentuknya memang indah. Sehinga beliau berkata struktur ginjal tersebut bagus kalau misalnya dituangkan menjadi motif batik.

Kunjungi halaman berikut untuk informasi lebih detail: http://berandainovasi.com/unik-batik-jaringan-tubuh-dari-ugm/

4. Huntara Bongkar Pasang

Mahasiswa UGM kembangkan Hunian Sementara "Bongkar Pasang" untuk Korban Bencana Alam. (Dok. Situs Resmi UGM)

Mahasiswa UGM kembangkan Hunian Sementara “Bongkar Pasang” untuk Korban Bencana Alam.
(Dok. Situs Resmi UGM)

Huntara yang selama ini banyak disediakan oleh pemerintah atau pihak lain memiliki beberapa kelemahan, seperti pembangunan yang memakan waktu lama, kurang praktis, dan tidak memiliki konsep keberlanjutan sehingga tidak bisa dimanfaatkan lagi di lain waktu. Gambooster dibuat dai bambu petung yang terkenal kuat dan ekonomis. Gambooster didesain menyerupai rumah panggung berukuran 4×6 m2 dan tinggi 2,5 m. Di dalam huntara ini terdapat dua kamar tidur dan satu ruang seba guna.

Kunjungi halaman berikut untuk informasi lebih detail: http://berandainovasi.com/huntara-bongkar-pasang-inovasi-mahasiswa-ugm/

5. Smart Tumbler

Smart tumbler inovasi mahasiswa UGM. (Dok. Situs Resmi UGM)

Smart tumbler inovasi mahasiswa UGM. (Dok. Situs Resmi UGM)

Dilansir dari situs resmi UGM, kelompok mahasiswa Fakultas Teknik UGM (Surya Dewi Puspitasari, Josua Hotasi Sitompul, Achmad Kunaryo Wibowo, Rochmat Sarifudin, dan Theodorus Tio Wibowo) berhasil membuat inovasi tumbler portabel yang dapat memanaskan dan mendinginkan air dengan hanya dihubungkan menggunakan port USB ke laptop. Tumbler portabel yang diberi nama Smart Tumbler ini terinspirasi ketika para mahasiswa cukup sibuk dengan berbagai tugas dan harus berkutat dengan laptop.

Kunjungi halaman berikut untuk informasi lebih detail: http://berandainovasi.com/smart-tumbler-inovasi-mahasiswa-ugm/

6. Klinting

Tim inovator klinting. (Dok. Situs Resmi UB)

Tim inovator klinting. (Dok. Situs Resmi UB)

Kejut Listrik Anti Maling “Klinting” memanfaatkan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) dan alat kejut listrik yang terbuat dari rangkaian kapasitor dan transformator kecil dengan tegangan mencapai 35.000 kilo volt. Seperti dikutip pada situs resmi UB (29/07), RFID adalah metode identifikasi menggunakan sarana yang disebut label RFID atau transponder untuk menyimpan dan mengambil data jarak jauh. RFID tersebut dapat berfungsi sebagai pembaca (reader) dan pengirim data (tag).

Kunjungi halaman berikut untuk informasi lebih detail: http://berandainovasi.com/klinting-lumpuhkan-maling-dengan-sengatan-listrik/

7. Lakban

LAKBAN karya mahasiswa Universitas Brawijaya (Dok. Situs resmi Prasetya UB)

LAKBAN karya mahasiswa Universitas Brawijaya (Dok. Situs resmi Prasetya UB)

Rasa takut penumpang kendaraan umum akan kecelakaan lalu lintas menginspirasi sekelompok mahasiswa Universitas Brawijaya untuk membuat inovasi bernama LAKBAN alias Alat Kontrol Bagi Supir Bus yang Nakal. Alat ini dilengkapi dengan teknologi Global Positioning System (GPS) untuk memonitor laju kendaraan dan membunyikan peringatan serta mengirim laporan bila laju bus melewati ambang batas kecepatan yang ditentukan. Laporan yang dikirimkan pada armada adalah letak dan waktu saat supir melakukan pelanggaran.

Kunjungi halaman berikut untuk informasi lebih detail: http://berandainovasi.com/lakban-alat-kontrol-bagi-supir-bus-nakal/

8. Nutrisomatic FX

Kelompok mahasiswa inovator pengukur IMT praktis. (Dok. Humas UGM)

Kelompok mahasiswa inovator pengukur IMT praktis. (Dok. Humas UGM)

Nutrisomatic Fx merupakan alat digital untuk mengukur status nutrisi tubuh otomatis. Alat ini terdiri dari tiga bagian utama. Pertama, sensor berat untuk mengetahui berat badan pengguna. Kedua, sensor kamera dilengkapi teknologi pendeteksi wajah (face detection) untuk mengolah citra digital dan menghasilkan informasi tinggi badan pengguna. Ketiga, unit pemroses pengolah data senser berat dan tinggi badan menjadi data IMT yang ditampilkan pada layar LCD.

Kunjungi halaman berikut untuk informasi lebih detail: http://berandainovasi.com/nutrisomatic-fx-praktis-ukur-imt/

9. Jail Phone Detector

Lima mahasiswa Departemen Teknik Mesin dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor menemukan solusi menghadapi pelanggaran para narapidana. Mereka menciptakan Jail Phone Detector (JPD) yang dapat mendeteksi penggunaan ponsel. JPD dapat mengetahui keberadaan sinyal ponsel. Dilengkapi dengan penangkap sinyal, JPD dapat menangjap sinyak GSM, CDMA, bahkan handytalk saat ponsel digunakan untuk melakukan panggilan, SMS, dan mengakses internet. JPD bekerja dalam tiga tahap.

Tahap pertama, JPD menangkap sinyal ponsel yang berada dalam radius jangkauannya. Kedua, sinyal yang ditangkap akan diperkuat menggunakan amplifier. Ketiga, sinyal yang telah diperkuat akan diolah menjadi informasi berupa pesan “Sinyal handphone terdeteksi” yang ditampilkan pada layar LCD. Informasi yang diolah melalui mikrokontroler akan disimpan dalam sistem memori yang telah terintegrasi dengan sistem waktu. Petugas dapat mengetahui informasi jumlah aktivitas komunikasi perhari yang dilakukan oleh narapidana.

Kunjungi halaman berikut untuk informasi lebih detail: http://berandainovasi.com/jail-phone-detector-cegah-transaksi-narapidana-di-penjara/

10. Eco Splash Tank

Uji coba Eco Splash Tank memudahkan pekerjaan petani.

Uji coba Eco Splash Tank memudahkan pekerjaan petani.

Alat sprayer dan aplikator (penyemprot dan penyiram) untuk tanaman hortikultura ini merupakan inovasi terbaru dari mahasiswa IPB. Kawan seperjuangan di Fakultas Teknologi Pertanian IPB, Andi Ismanto, Hendi Okta Kurniawan, Muhammad Fendi Wiranata (2012) dan Bayu Wicaksono (2011).

Jika ditanya untuk apa membuat alat ini, mereka selalu menjawab “kami ingin belajar berinovasi untuk membantu petani”. Alat ini mengunakan 1 roda mirip ‘angkong’ atau sorong dan dapat menambahkan kapasitas tanki hingga 30 liter dari biasanya hanya 15 liter.

Bahkan secara beban yang diterima badan alat ini lebih ringan, tanpa ‘ngendong’, tanpa mompa manual, dan tanpa BBM. Alat ini hanya perlu diletakkan di pematang sawah, selanjutnya petani dapat memanjangkan dan masuk kebedengan. “Untuk panel surya prinsipnya, radiasi sinar matahari disimpan ke dalam panel surya yang ditempatkan di bagian depan pada sebuah rangka,” tutur Hendi.

Kunjungi halaman berikut untuk informasi lebih detail: http://berandainovasi.com/eco-splash-tank-belajar-berinovasi-untuk-bantu-petani/

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi

BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

Leave a Reply