Technopreneurship: Kunci Sukses Membangun Indonesia Yang Madani Dan Berdayasaing Global
Feb 8, 2013
Impor Hortikultura Negara Penghasil Produk Pertanian Tropika
Feb 12, 2013

10 Bahan Pangan Indonesia Masih Impor

beras-thailand

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilansir beberapa media online, terdapat beberapa komoditas pangan yang selalu diimpor RI. Komoditas tersebut antara lain:

1. Beras

Sepanjang tahun 2012, impor beras mencapai 1,8 juta ton dengan nilai US$ 945,6 juta. Negara terbesar yang memasok beras ke tanah air adalah Vietnam dengan total 1,1 juta ton senilai US$ 564,9 juta. Selain itu, Thailand yang telah mengimpor 315,4 ribu ton dengan nilai US$ 186,2 juta sepanjang tahun 2012. Kemudian, India dengan total beras impor 259 ribu ton dengan nilai US$ 122,2 juta, Pakistan 133,1 ribu ton dengan nilai US$ 52,5 juta, China sebanyak 3.099 ton dengan nilai US$ 11,2 juta dan negara lainnya.

2. Jagung

Pada tahun 2012, impor jagung mencapai 1,7 juta ton dengan nilai US$ 501,9 juta. Negara asal jagung impor terbesar adalah India dengan total impor 1,1 juta ton dengan nilai US$ 319 juta sepanjang tahun lalu. Kemudian Argentina, dengan total impor jagung ke Indonesia sebesar 286,3 ribu ton dengan nilai US$ 89 juta. Impor jagung dari Pakistan sebesar 146,2 ribu ton dengan nilai US$ 46 juta, Brazil sebanyak 74,4 ribu ton dengan nilai US$ 23 juta, dan Amerika Serikat sebanyak 44,2 ribu ton dengan nilai US$ 15,8 juta.

3. Kedelai

Impor kedelai sepanjang tahun 2012 mencapai 1,9 juta ton dengan nilai US$ 1,2 miliar. Negara asal kedelai impor terbesar datang dari Amerika Serikat dengan jumlah impor mencapai 1,8 juta ton dengan nilai mencapai US$ 1,1 miliar. Selain itu, ada Malaysia yang mengimpor 56 ribu ton kedelai impor dengan nilai US$ 47,5 ribu, Afrika Selatan sebanyak 31,5 ribu ton dengan nilai US$ 17,3 juta, Uruguay sebanyak 7,6 ribu ton dengan nilai US$ 5,2 juta dan Kanada sebanyak 7,6 ribu ton dengan US$ 4,6 juta.

4. Biji Gandum

Sepanjang tahun 2012, impor biji gandum mencapai 6,3 juta ton dengan nilai US$ 2,3 miliar. Australia merupakan negara pemasok gandum terbesar dengan total impor gandum sepanjang tahun lalu mencapai 4,4 juta ton dengan nilai US$ 1,5 miliar. Sementara itu, Kanada memasukkan gandum hingga 930,6 ribu ton dengan nilai US$ 389,5 juta. Impor gandum dari Amerika Serikat sebanyak 686,4 ribu ton dengan nilai US$ 256,4 juta, Ukraina sebanyak 30,5 ribu ton dengan nilai US$ 66 juta, dan India sebanyak 107,5 ribu ton dengan nilai US$ 34,3 juta.

5. Tepung Terigu

Impor tepung terigu yang masuk sepanjang tahun 2012 sebanyak 479,7 ribu ton dengan nilai US$ 188,8 juta. Srilanka merupakan negara pemasok utama tepung terigu dengan besaran impor 175,3 ribu ton dengan nilai US$ 80,4 juta. Selain Srilanka, impor tepung terigu juga berasal dari negara Turki sebanyak 231 ribu ton dengan nilai US$ 80,1 juta, Ukraina sebanyak 34,4 ribu ton dengan US$ 12 juta, Belgia sebanyak 9,7 ribu ton dengan nilai US$ 4,3 juta, dan Australia sebanyak 9,8 ribu ton dengan nilai US$ 4 juta.

6. Gula Pasir

Pada tahun 2012, impor gula pasir mencapai 91,1 ribu ton dengan nilai US$ 62 juta. Negara asal gula pasir impor terbesar adalah Thailand dengan total impor 60,7 juta ton dengan nilai US$ 39,1 juta sepanjang tahun lalu. Kemudian Australia, dengan total impor gula pasir ke Indonesia sebanyak 9,3 ribu ton dengan nilai US$ 8 juta. Impor gula pasir dari Korea Selatan sebanyak 6.440 ton dengan nilai US$ 5 juta, Malaysia sebanyak 5.800 ton dengan nilai US$ 4 juta, dan Selandia Baru sebanyak 2.900 ton dengan nilai US$ 2,3 juta.

7. Daging Sapi dan Daging Ayam

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah impor daging sapi yang dilakukan Indonesia menurun menjadi 40.338 ton di tahun 2012, dari 102.850 ton di tahun 2011. Negara asal daging sapi yakni Australia dengan volume 29,4 ribu ton nilainya 113,8 juta dolar AS. Lalu, Selandia Baru dengan nilai impor daging 35,5 juta dolar AS (9,61 ribu ton), kemudian Amerika Serikat mencapai 6,6 juta dolar AS (1,3 ribu ton), Kyrgyzstan 9.671 dolar AS (1,075 ton), dan Singapura 1.553 dolar AS (227 kg).

Tidak hanya daging sapi dan sejenisnya yang diimpor RI, dari catatan BPS terdapat impor daging ayam sebanyak 6.797 kg dengan nilai US$ 34,8 ribu sepanjang tahun 2012. Negara pemasok daging ayam impor ini hanya dua yaitu Malaysia dengan total impor sebesar 6.461 kg yang nilainya US$ 29,2 ribu, serta Belgia dengan besaran impor 336 kg senilai US$ 5.593.

8. Garam

Sepanjang tahun 2012, RI telah mengimpor garam sebanyak 2,2 juta ton dengan nilai yang mencapai US$ 108 juta. Negara pemasok garam utama adalah Australia dengan berat garam impor sebanyak 1,6 juta ton dengan nilai US$ 80,9 juta. Selain itu, India juga memasukkan garam impornya sebanyak 566 ribu ton dengan nilai US$ 25,4 juta, Selandia Baru sebanyak 1.574 ton dengan nilai US$ 596 ribu, China sebanyak 5.981 ton dengan nilai US$ 475 ribu, dan Jerman sebanyak 429 ton dengan nilai US$ 362 ribu.

9. Singkong

Sepanjang tahun 2012, impor singkong tercatat 13,3 ribu ton atau senilai US$ 3,4 juta. Hanya tiga negara yang diketahui aktif melakukan ekspor ke Indonesia di tahun lalu. Thailand memasukkan singkong ke tanah air sebanyak 6.185 ton dengan nilai US$ 1,6 juta, China sebanyak 5.057 ton dengan nilai US$ 1,3 juta, dan Vietnam sebanyak 2.048 ton dengan nilai US$ 519 ribu.

10. Kentang

Pada tahun 2012 lalu, total impor kentang sebesar 54,1 ribu ton dengan nilai US$ 36,4 juta. Negara Australia merupakan pemasok kentang terbesar dengan jumlah impor sebanyak 13,3 ribu ton dengan nilai US$ 9,9 juta. Kentang impor dari Amerika Serikat sebanyak 8.695 ton dengan nilai US$ 7,5 juta, China sebanyak 10,8 ribu ton dengan nilai US$ 6 juta, Kanada sebanyak 9,3 ribu ton dengan nilai US$ 5,8 juta, dan Saudi Arabia sebanyak 2.740 ton dengan nilai US$ 1,5 juta. (RAP)

Daftar Referensi:

Redaksi PI. 2013. Badan Pusat Statistik (BPS): Impor Daging Sapi Indonesia 40.338 Ton Ditahun Ini. [Terhubung Berkala]. http://potensi-indonesia.com/?p=1118

Redaksi. 2013. Bahan Pangan Yang Terus Di Impor. [Terhubung Berkala]. http://www.asiabusinessinfo.com/bahan-pangan-yang-terus-di-impor/

Redaksi. 2013. Selain Daging, Ini Bahan Pangan yang Dibeli RI dari Luar Negeri. [Terhubung Berkala]. http://finance.detik.com/read/2013/02/04/075031/2160062/4/selain-daging-ini-bahan-pangan-yang-dibeli-ri-dari-luar-negeri?f991104topnews

Beranda Inovasi
Beranda Inovasi

BERANDA INOVASI adalah portal online yang menyajikan informasi di bidang teknologi inovasi, artikel ilmiah populer, dan isu-isu seputar pangan, energi, serta lingkungan.

2 Comments

  1. erick says:

    saya tidak mengerti kenapa Negara kita hingga kini masih selalu import bahan pangan, apa yang salah. Alamnya atau manusianya?

  2. jamilah says:

    ternyata sedih Indonesia banyak mengimpor kebutuhan pangan, kita harus berpacu dengan waktu untuk menekan angka impor menjadi lebih kecil, semoga dengan banyaknya riset yang dilakukan di dalam negeri angka impor juga bisa ditekan.

Leave a Reply